Identifikasi Ektoparasit pada Benih Ikan Biawan (Helostoma temminckii) di Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (UPT-PBAPL) Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/akuatik%20tropis.v2i1.78330Keywords:
Ektoparasit, Identifikasi, Ikan BiawanAbstract
Ikan biawan (Helostoma temminckii) adalah ikan asli indonesia yang terdapat di beberapa sungai di Sumatera dan Kalimantan, seperti daerah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan Barat budidaya ikan biawan di lakukan di UPT-PBAPL Anjongan Kalimantan Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ikan biawan yang berada di kolam UPT-PBAPL Kalimantan Barat terdapat infeksi parasit. Untuk mengidentifikasi jenis parasit apa saja yang menginfeksi Ikan biawan (Helostoma temminckii) dari kolam yang berada dikolam UPT-PBAPL Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan kurang lebih 2 bulan di dua tempat yaitu, untuk pengambilan sampel dilakukan di UPT-BPAPL. Pengukuran kualitas air pengukuran suhu dan DO mengunakan DO Meter dengan mencelupkan ke dalam air, maka dengan otomatis nilai oksigen terlarut dan suhu akan terlihat pada monitor DO Meter. Identifikasi parasit pada ikan biawan dengan dilakukan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling adalah metodologi pengambilan sampel secara purposive (ikan dengan gejala-gejala seperti kerusakan pada organ luar tubuh dan tingkah laku ikan) dimana kelompok sampel ditargetkan memiliki atribut-atribut tertentu. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 120 sampel benih ikan biawan dari satu kolam, ditemukan 14 sampel ikan positif terserang ektoparasit dan hanya satu jenis ektoparasit yang menginfeksi benih ikan, yaitu Dactylogyrus sp. Prevalensi pada ikan biawan menunjukan jumlah ikan yang terinfeksi paling banyak ditemukan di sampling ke IV yaitu 5 ekor sedangkan jumlah ikan yang teridentifikasi yang paling sedikit di temukan pada sampling ke II yaitu 2 ekor. Intensitas pada ikan biawan menunjukan intensitas pada sampling I, II, III dan IV termasuk dalam kategori rendah menurut Kabata (1985), intensitas ikan yang terinfeksi ektoparasit adalah 1-2 individu /ekor yang masuk kedalam kategori rendah.
References
Afrianto, E., E. Liviawaty., Z. Jamaris., dan Hendi. 2015. Penyakit Ikan. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya.
Alem, Rachimi, dan Raharjo, E. I. 2016. Pengaruh Pemberian Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Biawan (Helostoma Temminckii). Jurnal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Anshary, Hilal. 2016. Parasitologi Ikan : Biologi, Identifikasi dan Pengendaliannya. Deepublish. Yogyakarta.
Daelami, D. A. 2001. Agar Man Sehat. Penebar Swadaya, Jakarta. Duijn, C. V.J. 1973. Disease of Fishes. Iliffe Books. London. 372p,
Elfachmi & Muliati, 2018. Inventarisasi Ektoparasit pada Ikan Sepat Siam (Trichogaster pectoralis) di Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogah Komering Ilir Sumatera Selatan. FISERIES, 7(1), pp. 1-7.
Haryono, S., Mulyana, M., & Lusiastuti, M. A. 2016. Inventarisasi ektoparasit pada ikan mas koki (Carrasius auratus) di Kecamatan Ciseeng– Kabupaten Bogor. Jurnal Mina Sains, 2(2), 71-79.
Kabata, Z.1985. Parasites and Diseases of Fish Cultured in The Tropics. Taylor and Francis . London and Philadelphia.
Rokhmani, Riwidiharso, E., Ariyani, E., Darsono & Daniel, DW. 2017. Hubungan kekerabatan protozoa Trichodina sp yang menginfeksi benih gurame dari sentra pembenihan di Bantul Jogyakarta Prosiding Sem. Nas Masy. Biodiv. Ind. 3(2): 220-223.
Suhardi, Raharjo, E.I. dan Sunarto. 2014. Tingkat Serangat Ektoparasit Pada Ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus) Yang di Budidayakan Dalam Keramba Di Sungai Kapuas Kota Pontianak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Frolensius Fernando Fajar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain the copyright and have full control over their own published scholarly work. This allows the scientific community to have free and immediate access to the content as soon as the work is published online. Authors grant us the right of first publication and dissemination of the articles.
Akuatik Tropis: Journal of Tropical Aquatic Resource Management is an open-access journal in accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA 2.0) License that allows others to Share "” copy and redistribute the material in any medium or format; Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.