Gegar Budaya Mahasiswi Rantau di Rumah Susun Sederhana Sewa Universitas Tanjungpura Kota Pontianak (Kajian Antropologi Komunikasi)

Authors

  • Eginta Sai Sari Ginting Universitas Tanjungpura
  • Eginta Sai Sari Ginting Universitas Tanjungpura
  • Hasanah Hasanah Universitas Tanjungpura
  • Ignasia Debbey Batuallo Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/balale.v2i2.49284

Keywords:

Culture Shock, Komunikasi, Mahasiswi

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang "Culture Shock Mahasiswi di Rumah Susun Sederhana Sewa Universitas Tanjungpura Kota Pontianak (Kajian Antropologi Komunikasi)". Culture Shock adalah gegar budaya yang terjadi karena perbedaan budaya mahasiswi yang tinggal di Rusunawa Untan dimana perbedaan budaya tidak terlepas dari perbedaan bahasa dan logat yang dibawanya sejak lahir. Pada penelitian ini penulis menggunakan teknik penelitian dengan memakai metode kualitatif dimana untuk bagian pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diharapkan mampu menggali tentang terjadinya culture shock yang mengarah kepada sistem bahasa. Adapun Objek penelitian ini yaitu Culture Shock mahasiswi rantau yang didalam komunikasi yang berkaiatan dengan dialek dan logat bahasa dimana terdapat dalam unsur kebudayaan yakni bahasa dan ilmu pengetahuan. Teori yang digunakan teori "Habitus" Bourdieu. Adapun tujuan peneliti ini untuk mendeskripsikan terjadinya culture shock dalam komunikasi pada mahasiswi di Rumah Susun Sederhana Sewa Universitas Tanjungpura Kota Pontianak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya culture shock pada sistem bahasa. Dengan hasil yang diperoleh peneliti yaitu terdapat faktor penyebab terjadinya culture shock secara umum didalam sistem bahasa seperti faktor persepsi; geografis wilayah.

 

Author Biographies

Eginta Sai Sari Ginting, Universitas Tanjungpura

Antropologi Sosial

Eginta Sai Sari Ginting, Universitas Tanjungpura

Antropologi Sosial

Hasanah Hasanah, Universitas Tanjungpura

Antropologi Sosial

Ignasia Debbey Batuallo, Universitas Tanjungpura

Antropologi Sosial

References

Achmad., dan Abdullah Alek. 2013. Linguistik Umum. Jakarta: Erlangga.

Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Dayakisni, Tri. 2012. Psikologi Sosial. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Press.

Harker., Cheelen M., dan Chris Wilkes. 2005. (Habitus X Modal) + Ranah = Praktik; Pengantar Paling Komprehensif Kepada pemikiran Pierre Bourdieu. Jakarta: Jalasutra.

Hasan, Suwardi S. 2016. Pengantar Cultural Studies: Sejarah Pendekatan Konseptual, & Isu Menuju Studi Budaya Kapitalis Lanjut. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Antropologi II. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Martono, Nanang. 2015. Metode Penelitian Sosial Konsep-Konsep Kunci. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Moleong, Lexy J. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyadi, Deddy. 2006. Komunitas Antarbudaya Paduan; Berkomunikasi Dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Naim, Mochtar. 2013. Merantau: Pola Migrasi Suku Minangkabau. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Nasrullah, Rulli. 2012. Komunikasi Antarbudaya. Jakarta: Kencana Prenademedia Group.

Pujileksono, Sugeng. 2015. Pengantar Antropologi: Memahami Realitas Sosialisasi Budaya. Malang: Intrans Publishing.

Riawanti, Selly. 2017. Teori Tentang Praktik: Saduran Outline Of A Theory Of Practice Karya Pierre Bourdieu. Bandung: Ultimus.

Setiadi M., Hakam A., dan Effendi Ridwan. 2006. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.

Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

------------. 2017. Metode Penelitian Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suranto, A. 2010. Komunikasi Sosial Budaya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Zuldafrial., dan Lahir M. 2013. Penelitian Kualitatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Rujukan Elektronik

Bun Brenda. 2014. “Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Di Kota Pontianakâ€.https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmarsitek/article/view/8592. Diakses pada tanggal 2 Jenuari 2021.

Devina, Marshellena., Nur Hidayah., dan Grendi. 2015. “Fenomena Culture Shock (Gegar Budaya) Pada Mahasiswi Perantauan Di Yogyakartaâ€. http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/societas/article/view/3946/3612. Diakses pada tanggal 6 Desember 2019.

Hadawiah. 2019. “Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswi Perantauan di Universitas Muslim Indonesiaâ€. https://ejournal.iainkendari.ac.id/al-munzir/article/view/1310. Diakses pada tanggal 1 Mei 2019.

Hutabarat, Yohana Sondang Activa., dan Dian Ratna. 2015. “Hubungan Antara Gegar Budaya Dengan Pengungkapan Diri Pada Mahasiswi Tahun Pertama Bersuku Batak Di Universitas Diponegoroâ€. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/14908. Diakses pada tanggal 30 April 2020.

Lestari, Jessica., dan Sinta Paramita. 2019. “Hambatan Komunikasi dan Gegar Budaya Warga Korea Selatan Yang Tinggal di Indonesiaâ€. https://www.researchgate.net/publication/338029032. Diakses pada tanggal 3 Juli 2019.

Suryandari, Nikmah. 2012. “Culture Shock Communication Mahasiwa Perantau Di Maduraâ€. http://jurnalkommas.com. Diakses pada tanggal 21 April 2020.

Downloads

Published

2021-11-30