Nilai Budaya Kumpul Kope pada Masyarakat Manggarai
DOI:
https://doi.org/10.26418/balale.v5i2.79574Keywords:
Budaya Perkawinan, Budaya Manggarai, Kajian Nilai Budaya, Kumpul Kope.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kumpul kope masyarakat Manggarai. Kumpul kope bertujuan untuk mengumpulkan dana dalam rangka persiapan perkawinan anak laki-laki (tae laki). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan merujuk pada studi pustaka. Adapun nilai-nilai dalam budaya kumpul kope yang menjadi temuan penelitian ini ialah: Pertama, solidaritas. Solidaritas dalam kumpul kope berarti timbulnya (perasaan) solider, sifat satu rasa (senasib dan sebagainya) dan perasaan setia kawan dengan keluarga pihak laki-laki. Kedua, kehadiran sebagai kesediaan. Kehadiran dalam kumpul kope menunjukkan kesediaan untuk meringankan beban biaya mahar dari keluarga laki-laki. Ketiga, Persatuan. Persatuan tampak dalam keterlibatan keluarga kerabat patrilineal (wa"™u/asekae), tetangga (pa"™ang agu ngaung) dan kenalan dekat (hae reba). Keempat, persahabatan atau kekeluargaan yang tampak dalam kebersamaan yang terjalin selama proses kumpul kope berlangsung. Kelima, cinta terhadap yang lain yang terartikulasi dalam relasi yang mengatasi hubungan darah. Cinta seperti ini mengindikasikan bahwa setiap pribadi mampu meninggalkan sikap egoisme dan membuka diri bagi orang lain.
References
Agul, K., Srinarwati, & Suhartono. (2022). Peran Nilai Persaudaraan Dalam Tradisi Kumpul Kope Terhadap Pelaksanaan Perkawinan di Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese. Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian: Menuju Indonesia Bangkit dan Tangguh Melalui Riset dan Pengabdian Berbasis Teknologi, 19–29.
Armada, R. (2013). Menjadi-Mencintai Berfilsafat Teologis Sehari-hari. Yogyakarta: Kanisius.
Bekker, J. W. M. (1984). Filsafat Kebudayaan: Sebuah PengantarFilsafat Kebudayaan: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Kanisius.
Deki, K. T. (2011). Tradisi Lisan Orang Manggarai . Jakarta: Parrehesia.
Koentjaraningrat. (1974). Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat. (1996). Pengantar Antropologi I. Jakarta: Rineka Cipta.
Kornelis Agul, dkk. (2022). Peran Nilai Persaudaraan Dalam Tradisi Kumpul Kope Terhadap Pelaksanaan Perkawinan di Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese. Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian, 19–29.
Sem, K. F., Akhiruddin, Salemuddin, R. (2022). Tradisi Kumpul Kope (Studi Perkawinan Pada Masyarakat Desa Tiwu Nampar Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat). Journal of Innovation Research and Knowledge, 01, 1405–1419.
Mahmud. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka setia.
Nggoro, A. M. (2013). Budaya Manggarai Selayang Pandang. PT Nusa Indah.
Peursen, V. (1976). Strategi Kebudayaan (D. Hartoko (ed.)). Yogyakarta: Kanisius.
Qomariah, S. (2015). Intersubjektivitas, Cinta Dan Kesetiaan Dalam Film Habibie Dan Ainun (Perspektif Eksistensialisme Gabriel Marcel). Jurnal Studia Isania, 03, 139–156.
Raden, R. (2021). Aspek-Aspek Dalam Komunitas Dalam Budaya Kumpul Kope di Manggarai . In Majalah Warta Flobamora.
Rahmat, P. (2009). Penelitian Kualitatif. Jurnal Equilibrium, 9(2), 1–12.
Rato, F. S. (2021). Tradisi Kumpul Kope Sebagai Bentuk Solidaritas Pada Masyarakat cepang Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai . Jurnal Sejarah, 18, 68–81.
Sudhiarsa, R. I. M. (2020). Antropologi Budaya I: Manusia, Budaya, dan Religiositasnya. Malang: Dioma Malang.
Trio, K. (2020). Filsafat Cinta. Betang Filsafat, 27, 1–8.
Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Wanggung, A. Y. (2024). Tradisi Kumpul Kope Sebagai Bentuk Solidaritas Sosial di Desa Sisir Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur,. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Balale"™:Jurnal Antropologi adalah jurnal peer review dan open access yang menerbitkan artikel pada bidang sosial dan budaya dalam perspektif antropologi. Artikel yang dipublikasi pada jurnal ini bersifat open access dan tersedia secara gratis untuk mendukung perkembangan pengetahuan secara luas.