Lauya: Health Belief dalam Pengobatan Alternatif Etnis Tionghoa di Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya

Authors

  • Cris Jose Armando Universitas Tanjungpura
  • Arkanudin Arkanudin Universitas Tanjungpura
  • Ignasia Debbye Batuallo Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/balale.v6i1.81266

Keywords:

Etnis Tionghoa, Health Belief, Lauya, Pengobatan Alternatif

Abstract

Penelitian ini mengkaji Lauya dalam praktik pengobatan alternatif di kalangan komunitas etnis Tionghoa di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Lauya, sebagai bagian integral dari pengobatan tradisional Tionghoa memegang peran penting dalam praktik penyembuhan non-konvensional. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran serta pengaruh Lauya dalam kehidupan sehari-hari komunitas Tionghoa di wilayah tersebut, khususnya dalam konteks kesehatan dan penyembuhan merujuk pada konsep Health Belief. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lauya masih memiliki posisi yang signifikan dalam praktik pengobatan alternatif di kalangan etnis Tionghoa di lokasi studi. Keberlanjutan tradisi ini didorong oleh keterikatan budaya yang kuat serta keyakinan akan efektivitasnya, yang dapat dipahami melalui dimensi health belief model, yaitu persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan pemicu tindakan. Selain berfungsi sebagai metode penyembuhan, Lauya juga menjadi simbol identitas budaya yang memperkuat solidaritas dalam komunitas Tionghoa.

Author Biographies

Arkanudin Arkanudin, Universitas Tanjungpura

Program Studi Antropologi Sosial

Ignasia Debbye Batuallo, Universitas Tanjungpura

Program Studi Antropologi Sosial

References

Ariyanti, K. S., Sariyani, M. D., & Pemayun, C. I. M. (2020). Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pengobatan Komplementer Akupuntur di Praktik Perawat Mandiri Latu Usadha Abiansemal Badung. Bali Medical Journal, 10(2). https://doi.org/10.37413/JMAKIA.V10I2.102

Asmawati, & Hartati, Z. (2018). Makna Pengobatan Tradisional Badewah Suku Dayak Bagi Masyarakat Muslim di Kalimantan Tengah. Religió Jurnal Studi Agama-Agama, 8(1), 82–115. https://doi.org/10.15642/RELIGIO.V8I1.740

Fatmawati, R., Rochmiatun, E., & Amilda, A. (2020). Kedudukan Dan Peran Dukun Bayi Dalam Kebudayaan Masyarakat Jawa Di Desa Muara Intan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Ampar, Provinsi Riau. Tanjak: Sejarah Dan Peradaban Islam, 1(1), 49–68. https://doi.org/10.19109/TANJAK.V1I1.7396

Geertz, C. (1960). The Religion of Java. The Free Press.

George M. Foster, & Barbara Gallatin Anderson. (1986). Antropologi Kesehatan. UI Press.

Kurniati, C. H., & Muflihah, I. S. (2021). Pengaruh Pandemik Covid 19 Terhadap Eksistensi Dukun Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalibagor Banyumas. Journal of Health Educational Science And Technology, 4(2), 151–162. https://doi.org/10.25139/HTC.V4I2.4374

Maxwell, M. M.D.,F.I.C.S. (2019). Cara Mengubah Mindset Citra Diri Dalam 21 Hari. Yogyakarta: Lontar Mediatama

Nugroho, F. (2024). Relasi Islam dan Budaya Lokal: Studi tentang Ritual Pengobatan Mongunom Manginano pada Masyarakat Buol. NUANSA, 21(1), 39–55. https://doi.org/10.19105/NUANSA.V21I1.12134

Ode, M. D. La. (2013). Politik Tiga Wajah. Jakarta: Buku Obor.

Putra, R. K., Ratnasari, D., & Septiwi, R. E. (2019). Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Lembaga Kesehatan Pada Sektor Pelayanan Pengobatan Tradisional di Kabupaten Purwakarta. Journal of Holistic and Health Sciences, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.51873/JHHS.V3I1.33

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social Learning Theory and the Health Belief Model. Health Education & Behavior, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203;WGROUP:STRING:PUBLICATION

Saleh, F. M. (2019). Baca-Baca Sanro Ana’: Tradisi dan Religi Pada Kelahiran Tradisional Masyarakat Bugis Di Sulawesi Selatan. Cordova Journal : Language and Culture Studies, 9(1), 39–51. https://doi.org/10.20414/CORDOVA.V9I1.1775

Sariani, E., Friantary, H., & Randi, R. (2023). Penggunaan Bahasa Mantra Dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Jawa Belumai II Kecamatan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. JPI : Jurnal Pustaka Indonesia, 3(3), 141–153. https://doi.org/10.62159/JPI.V3I3.777

Sonjaya, S. (2022). Pengobatan Tradisional Dalam Perspektif Hukum Islam dan Peraturan Perundang-Undangan Tentang Kesehatan Di Indonesia. JURNAL PEMULIAAN HUKUM, 5(1), 39–54. https://doi.org/10.30999/JPH.V5I1.2001

Widaty, C., Apriati, Y., Hudaya, A., & Kusuma, S. (2021). Makna Upacara Balian dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Paser Kabupaten Paser.

Zainal, Z., M, A., & Aj, A. A. (2022). Pajjappi dalam Pengobatan Tradisional Bugis di Desa Mattaropurae Kabupaten Bone. J-HEST Journal of Health Education Economics Science and Technology, 5(1), 71–76. https://doi.org/10.36339/JHEST.V5I1.87

Downloads

Published

2025-05-31

Issue

Section

Articles