Negosiasi Penggunaan Ulos pada Diaspora Batak di Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.26418/balale.v6i1.92823Keywords:
Batak Toba, Identitas Budaya, UlosAbstract
Penelitian ini membahas tentang negosiasi penggunaan kain Ulos dalam struktur sosial pernikahan adat masyarakat Batak Toba perantau yang ada di Kota Manado. Ulos dipahami bukan hanya sekadar busana upacara, melainkan sebagai simbol relasi kekerabatan, pemberian restu, serta legitimasi sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, penelitian ini juga mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam konteks urban dan multikultural, pemberian Ulos mengalami negosiasi makna dan adaptasi bentuk, tanpa menghilangkan nilai simboliknya. Generasi muda cenderung memaknai Ulos secara lebih fleksibel, namun tetap menjadikannya sebagai penanda identitas kultural yang penting. Ulos tidak hanya diwariskan, tetapi juga diproduksi ulang sebagai simbol dinamis yang mencerminkan respon masyarakat terhadap perubahan sosial. Penelitian ini memperkuat kontribusi dalam kajian antropologi simbolik dan pelestarian budaya Batak Toba di wilayah diaspora, serta memperlihatkan bagaimana nilai-nilai tradisi mampu untuk bertahan melalui proses reinterpretasi dan revitalisasi.References
membangun kohevisitas sosial masyarakat Desa Kalipang. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 4(4), 13–23.
Bhabha, H. K. (1994). The Location of Culture. London: Routledge.
[ISBN: 9780415336390]
Adriani’a, A., & Fitriani, N. M. (2023). Motif dan makna motif tenun ulos Batak Angkola di Kabupaten Tapanuli Selatan. Gorga: Jurnal Seni dan Rupa, 12(2), 302–309.
Clifford, J. (1997). Routes: Travel and Translation in the Late Twentieth Century. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Dewi, M. E., Simorangkir, R., & Pardede, J. (2024). Relevansi Ulos sebagai Simbol dalam Upacara Perkawinan Batak Toba. Jurnal Antropologi Indonesia, 45(2), 133–149. https://doi.org/10.7454/jai.v45i2.8743
Elita Simbolon, E., & Bintarto, J. (2024). Perancangan buku ensiklopedia tentang jenis ulos pada upacara pernikahan adat Batak Toba. Jurnal Basataka (JBT), 7(1), 23–37.
Erico, A., Meria, E., & Giat, S. (2021). Makna dan fungsi kain ulos pada pusat latihan Opera Batak Pematang Siantar (PLOT) di Pematang Siantar, Provinsi Sumatra Utara. Jurnal Seni Rupa, 10(1).
Erico, J. S., Marbun, D. L., & Sihombing, M. R. (2021). Integrasi Budaya Adat dan Religius dalam Upacara Pernikahan Batak Toba di Wilayah Urban. Jurnal Sosial Budaya, 19(1), 77–89. https://doi.org/10.33369/jsb.v19i1.6729
Malau, R. H., & Limbong, T. (2020). Sistem informasi pemasaran dan penjualan hasil tenun Desa Lumban Suhi-Suhi. KAKIFIKOM, 2(2).
Ospriani, R., & Yusuf, Y. (n.d.). Potensi konflik pernikahan tanpa adat Batak Toba (Studi deskriptif pada pasangan yang menikah tanpa adat Batak Toba di Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 6(1), 3–5.
Siallagan, I. P., Samosir, M. G., & Simbolon, J. (2024). Fungsi dan makna ulos pucca dalam Batak Toba: Kajian semiotika. Jurnal Pendidikan Tambuasi, 8(1).
Sihotang, D. H., Asrul, S., & Siti, A. N. (2023). Sejarah dan makna ulos Batak Toba. Jurnal Ilmiah Widya Pustaka Pendidikan, 11(1).
Simarmata, S., dkk. (2024). Penyajian musik pada prosesi penyerahan tintin marangkup dan ulos passamot dalam upacara adat pernikahan Batak Toba di Kota Medan. Jurnal Pemikiran dan Kajian Pendidikan, 8(6).
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tiurma, T., Supadmi, T., & Lindawati. (2020). Ragam jenis dan fungsi kain ulos Batak Toba di Desa Pintu Batu Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, 5(1)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Balale"™:Jurnal Antropologi adalah jurnal peer review dan open access yang menerbitkan artikel pada bidang sosial dan budaya dalam perspektif antropologi. Artikel yang dipublikasi pada jurnal ini bersifat open access dan tersedia secara gratis untuk mendukung perkembangan pengetahuan secara luas.