ANALISIS KESTABILAN MODEL SIRD PADA PENYEBARAN COVID-19 (STUDI KASUS: KALIMANTAN BARAT)

Authors

  • Emila Masya Universitas Tanjungpura
  • Bayu Prihandono Universitas Tanjungpura
  • Meliana Pasaribu Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/ejmss.v3i1.79577

Keywords:

Model Matematika, Titik Kesetimbangan, Bilangan Reproduksi Dasar

Abstract

Penyebaran Covid-19 terjadi karena adanya kontak langsung antara individu rentan dan individu terinfeksi dengan melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Setelah itu Individu yang terinfeksi penyakit dapat menjadi sembuh, namun jika individu terinfeksi penyakit tersebut tidak ditangani dengan tepat maka penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah memodelkan penyebaran penyakit Covid-19 ke dalam model matematika dengan menggunakan model . Pada model tersebut populasi dikelompokkan menjadi empat sub-populasi yaitu sub-populasi rentan (susceptible), sub-populasi terinfeksi (infected), sub-populasi sembuh (recovered), dan sub-populasi meninggal (death). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh titik kesetimbangan bebas penyakit () dan titik kesetimbangan endemik () serta diperoleh bilangan reproduksi dasar (). Selanjutnya dilakukan analisis kestabilan di sekitar titik kesetimbangan. Hasil simulasi menunjukkan pada saat  titik kesetimbangan bebas penyakit stabil. Hal tersebut menunjukkan penurunan jumlah individu terinfeksi Covid-19. Sedangkan terjadinya titik kesetimbangan endemik stabil jika . Hal tersebut menunjukan bahwa individu yang terinfeksi Covid-19 meningkat dan tingkat penyebarannya masih tinggi.

Author Biography

Emila Masya, Universitas Tanjungpura

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Downloads

Published

2024-05-31

Issue

Section

Articles