Penerapan Algoritma Naïve Bayes dalam Pengklasifikasian Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/ejmss.v3i2.85751Keywords:
Titik Api, Kebakaran, Klasifikasi, Naïve BayesAbstract
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan kerugian dari berbagai aspek baik ekonomi, ekologi, sosial budaya, dan politik dan menjadi perhatian di skala nasional maupun global. Untuk mencegah terjadinya kebakaran dapat dilakukan penyediaan informasi terkait kebakaran hutan dan lahan. Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan kebakaran hutan Provinsi Kalimantan Barat dengan algoritma Naïve Bayes. Penelitian ini menggunakan data titik api Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022 dan beberapa data spasial untuk variabel ketinggian lahan, kemiringan lereng, dan tutupan lahan. Variabel tutupan lahan memiliki kontribusi terbesar dengan nilai probabilitas mencapai 0,6190. Penelitian ini menghasilkan nilai akurasi sebesar 86,67% dengan hasil 26 data diklasifikasikan dengan benar dari 30 data testing yang digunakan. Selain itu didapatkan nilai sensitivitas atau hasil klasifikasi dari data titik api sebesar 93,33% dan nilai spesifisitas sebesar 80% atau hasil klasifikasi data non titik api yang telah diklasifikasikan dengan benar. Nilai tersebut menunjukkan bahwa Naïve Bayes telah mengklasifikasikan data spasial titik api kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat pada tahun 2022 dengan baik sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk melakukan tindakan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan untuk masa mendatang dengan melakukan pemantauan dan mendeteksi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan memanfaatkan algoritma Naïve Bayes.References
W. C. Adinugroho dan B. H. Saharjo, Panduan pengendalian kebakaran hutan dan lahan gambut. Bogor: Wetlands International-Indonesia Programme : Wildlife Habitat Canada = Habitat Faunique Canada : GEC, 2005.
A. Andi Nugroho, I. Iwan, K. Iroh Nur Azizah, dan F. Hakim Raswa, “Peatland Forest Fire Prevention Using Wireless Sensor Network Based on Naïve Bayes Classifierâ€, KSS, Agu 2019, doi: 10.18502/kss.v3i23.5134.
A. Tosiani dan S. Si, “Akurasi Data Penutupan Lahan Nasional Tahun 1990-2016,†2020.
A. Jawad, B. Nurdjali, dan T. Widiastuti, “Zonasi Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Baratâ€, vol. 3, 2015.
A. Y. Andria, B. Barus, dan F. T. Nasdian, “Keterkaitan Faktor Biofisik dan Penguasaan Lahan Hutan Dengan Kerawanan Kebakaran Hutan dalam Perspektif Penataan Ruang : Studi Kasus Pada Wilayah Hti Di Jambiâ€, J, Tanah, Lingk, vol. 12, no. 1, hlm. 15, Apr 2010, doi: 10.29244/jitl.12.1.15-22.
P. Fitria, A. Jauhari, dan F. Rianawati, “Analisis Tingkat Kerawanan Kebakaran Hutan Dan Lahan Berbasis Penginderaan Jauh Di Kecamatan Karang Intanâ€, JSS, vol. 4, no. 6, hlm. 1120, Des 2021, doi: 10.20527/jss.v4i6.4614.
T. Retnasari dan E. Rahmawati, “Diagnosa Prediksi Penyakit Jantung dengan Model Algoritma Naïve Bayes dan Algoritma C4.5â€, 2017.
L. Giglio, W. Schroeder, dan J. V. Hall, “MODIS Collection 6 Active Fire Product User’s Guide Revision Bâ€, Department of Geographical Sciences, 2018.
A. Putra, A. T. Ratnaningsih, dan M. Ikhwan, “Pemetaan Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kecamatan Bukit Batu, Kab. Bengkalis)â€, Forestra, vol. 13, no. 1, hlm. 55–63, Jan 2018, doi: 10.31849/forestra.v13i1.1555.
S. Bana, “The Analyses of Forest Fire Vulnerability at Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-Nipa Kendari City1,†JWAS, vol. 9, no. 1, hlm. 13–29, Jun 2022, doi: 10.20886/jwas.v9i1.6344.
L. Syaufina, Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia: perilaku api, penyebab, dan dampak kebakaran, Bayumedia Pub., 2008.
Ri. K. Tohir dan F. Pramatana, “Pemetaan Ancaman dan Karakteristik Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Lampungâ€. Forestra, vol. 15, no. 2, hlm. 12–27, Nov 2020, doi: 10.31849/forestra.v15i2.4705.
F. Jacob dkk., “Modeling and Inversion in Thermal Infrared Remote Sensing over Vegetated Land Surfaces,†dalam Advances in Land Remote Sensing, S. Liang, Ed., Dordrecht: Springer Netherlands, 2008, hlm. 245–291. doi: 10.1007/978-1-4020-6450-0_10.
M. Y. Titimeidara dan W. Hadikurniawati, “Implementasi Metode Naïve Bayes Classifier untuk Klasifikasi Status Gizi Stunting pada Balitaâ€, oai, vol. 9, no. 01, hlm. 54–59, Jun 2021, doi: 10.33884/jif.v9i01.3741.
N. Musfita, N. Fitriyani, dan Z. W. Baskara, “Klasifikasi Penjualan Provider Pulsa di Kecamatan Masbagik Lombok Timur Menggunakan Metode Naïve Bayesâ€.
S. R. Hakim, M. A. Rizki, N. I. Zekha F, N. Fitri, Y. R. A, dan R. Nooraeni, “Analisis Sentimen Pengguna Instagram Terhadap Kebijakan Kemdikbud Mengenai Bantuan Kuota Internet Dengan Metode Support Vector Machine (SVM)â€, msa, vol. 8, no. 2, hlm. 15, Des 2020, doi: 10.24252/msa.v8i2.16795.
F. Ferdina, N. Satyahadewi, dan D. Kusnandar, “Penerapan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (Id3) dalam Klasifikasi Faktor Risiko Penyakit Diabetes Melitusâ€, variance, vol. 5, no. 2, hlm. 139–146, Okt 2023, doi: 10.30598/variancevol5iss2page139-146.
D. Meyer, E. Dimitriadou, K. Hornik, A. Weingessel, dan F. Leisch, “e1071: Misc Functions of the Department of Statistics, Probability Theory Group (Formerly: E1071), TU Wien.†hlm. 1.7-14, 7 Juni 1999. doi: 10.32614/CRAN.package.e1071.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equator: Journal of Mathematical and Statistical Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.