ANALISIS KEMAMPUAN SCIENTIFIC REASIONING SISWA SMP DAN SMA YAYASAN BADAN KARYA KEUSKUPAN SANGGAU

Authors

  • John kenedi Marcel Taek Universitas Tanjungpura
  • Asriah Nurdini Mardiyyaningsih
  • Eko Sri Wahyuni

DOI:

https://doi.org/10.26418/edunaturalia.v4i2.69596

Abstract

One of the thinking skills is reasoning ability, which includes the process of connecting facts to
existing ideas. Each understudy needs great thinking abilities, particularly in the area of SCIENCE so
understudies can all the more effectively associate an occasion with the ideas they have learned. The
motivation behind this review was to uncover the degree of thinking capacity of the Center and
Secondary School Understudies at the Badan Karya Keuskupan Sanggau Establishment.
Understudies' thinking skills were estimated utilizing the Lawson Study hall Test Logical Prevailing
upon 12 sets of answer-reason things introduced in various decision structure. During the 2021/22
school year, the entire middle and high school population in the Badan Karya Keuskupan Sanggau
Foundation's Mathematics and Natural Sciences class served as the research sample. Questions are
given online through Google structure. The study revealed that junior and senior high school
students in the Badan Karya Keuskupan Sanggau Foundation's Mathematics and Natural Sciences
class had reasoning abilities that were still very low on each indicator, falling into the very poor
category. The majority of students can only develop concrete reasoning patterns.

Key word : Resioning, Lawson's test

Author Biography

John kenedi Marcel Taek, Universitas Tanjungpura

Mahasiswa

References

Arikunto, S. (2003). Teliti para eksekutif. Jakarta: Rineka Cipta.

, Choy, S. C., dan Cheah, P. K. Pandangan instruktur tentang penalaran yang menentukan di kalangan siswa dan

dampaknya terhadap pendidikan lanjutan. Jurnal Internasional Pengajaran dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi

(2). P. 198-206.

Model dan Strategi Pembelajaran Don Eggen dan Paul Kauchak Jakarta: Permata Puri Media Record.

Fitriyati, I., Hidayat, A., dan Munzil, M. (2017). Kemajuan Instrumen Pembelajaran IPA untuk Mengembangkan

Penalaran Logis dan Tingkat Kemampuan Penalaran yang Lebih Tinggi bagi Siswa Sekolah Menengah. Jurnal

Pendidikan Sains, 1(1), hlm.27-34.

Han, Jing. 2013. Berpikir Logis: Pengembangan, Penelitian, dan Evaluasi. Disertasi. AS: Ohio State College.

Kuswana, Wowo Sunaryo. 2011. Taksonomi Dalam Pikiran Bandung: Pemuda Rosdakarya.

Lawson, AE 2004. Asal Usul dan Evolusi Pemikiran Ilmiah: Pandangan yang Direkayasa. Buku Harian Sains dan

Pengajaran Matematika Seluruh Dunia. Jil. 2 : 307-338.

Lawson, A. E. 1978. Penciptaan dan validasi tes penalaran formal untuk digunakan di kelas. Buku Harian Eksplorasi

dalam Pendidikan Sains. Jil. 15(1):11-24.

(2003) Manurung, D. S. R. Membedakan bukti Kemampuan Merenungkan Pelestarian Luas Siswa Sekolah Dasar. Tahap

Instruktif, 22(2), 19-25.

Pasaribu, dkk. (2013). Perencanaan Derajat Kemajuan Mental Kelas XI SMA LAB School Palu. Prosiding Jurusan

Pendidikan MIPA FKIP UNTAD, Seminar Nasional Sains dan Matematika Tahun 2013. ISBN 978-602-8824-49-1.

Piaget, J. (1964). Kemajuan mental pada anak: kemajuan dan pendidikan Diary of Exploration in Sciences Educating,

,176-186.

Purwana, U, Liliasari, dan Rusdiana, D. (2016). Profil Kemampuan Awal Berpikir Logis Siswa pada Pembicaraan Fisika Sekolah. Prosiding Simposium Nasional Inovasi Sains dan Pendidikan. hal. 753-756.

Sari, L. I. 2019. Analisis Keterampilan Penalaran Ilmiah Materi Bisnis dan Energi Siswa Kelas 10 SMA Negeri Se-Kecamatan Tampan Pekanbaru Buku Harian Daring Staf Pendidik Penyiapan dan Pengajaran Sekolah Tinggi Riau.

Vol 6 edisi 2 Juli-Desember 2019.

N. Shofiyah, Z. A. I. Supardi, dan B. Jatmiko adalah penulisnya. Melalui penggunaan model pembelajaran 5E, siswa

kelas X SMAN 15 Surabaya diajarkan bagaimana mengembangkan penalaran ilmiah (Scientific Reasoning). 2(1),

hlm.83-87, Jurnal Pendidikan Sains Indonesia.

Tawil, M. (2008). Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa Dikaitkan Dengan

Kemampuan Penalaran Formal Dan Lingkungan Pendidikan Keluarga. Dalam Diary of Schooling and Culture (Vol.

, Nomor 75, halaman 1047) https://doi.org/10.24832/jpnk.v14i75.371

Downloads

Published

2023-11-29

Issue

Section

Articles