Ethnobotanical Study of Aren (Arenga pinnata) Plant by Banjar Tribe in Banyu Irang Village, Bati-bati Sub-district, Tanah Laut Regency

Authors

  • Norfajrina Norfajrina UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.26418/ijerch.v2i2.89921

Keywords:

Aren palm, Banjar, Banyu Irang Village, Ethnobotany, Hanau.

Abstract

Ar palm plants have benefits for the Banjar people, but their utilisation is not widely known in local wisdom-based ethnobotanical studies. This study aims to describe 6 aspects of ethnobotanical studies of sugar palm plants in Banyu Irang Village, Bati-bati District, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. This research is a field research using snowball sampling method with data collection techniques of observation, semi-structured interview, and documentation. The results of botanical studies show that this plant is a palm tree with fibrous roots and erect trunks. Ethnopharmacologically, aren palm plants are used for traditional medicine, especially to aid digestion and detoxification. In ethnosocio-anthropological studies, aren palm plants are used in various traditional ceremonies and mystical beliefs, such as its fibre rope that is believed to ward off misfortune. In ethnoeconomic studies, aren palm plants can be made into various processed foods, such as brown sugar (gula habang), a drink called banyu lahang, and kolang-kaling. In ethnolinguistic studies, local people call this plant by the term Hanau, which has been passed down from generation to generation. Ethnoecological studies show that palm trees thrive in riverbank and swamp environments. This research is expected to contribute to the conservation of palm trees while maintaining the local wisdom of the people of Banyu Irang Village.

References

Arrazzaq, M., Ichsani, B., & Setyagraha. (2019). Efektivitas Tuak Manis Sebagai Minuman Sumber Energi terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler pada Atlet Sepak Bola Sewo Putra FC Kabupaten Soppeng. Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Makassar.

Azmi, M. (2016). Nilai-nilai dalam Sejarah Lokal Kalimantan Selatan. Developing Education Based on Nationalism Values, 501-510.

Exel Valentino, Z. (2024). Inventarisasi Kearifan Lokal Dan Karakterisasi Penanda Morfologi Pohon Aren (Arenga pinnata) Berpotensi Unggul Di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Fatimah, S. (2020). Produktifitas Nira Berdasarkan Morfologi Tumbuhan Aren (Arenga Pinnata Merr) Di Desa Pastap Julu Balai Taman Nasional Batang Gadis (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Hastuti, K. P. (2021). Etno-agrikultur suku Banjar di lahan rawa pasang surut: etnografi masyarakat petani di desa Mekarsari Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Mulyanie, E., & Romdani, A. (2017). Pohon aren sebagai tanaman fungsi konservasi. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 14(2), 11-17.

Mussa, R. (2014). Kajian tentang lama fermentasi nira aren (Arenga Pinnata) terhadap kelimpahan mikroba dan kualitas organoleptik tuak. Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 1(1), 56-60.

Nfn, S. (2019). Sastra Daerah Banjar Dan Masalah Kebhinekaan. Medan Makna: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan, 14(2), 227-236.

Ridanti, C., Dharmono, D., & Riefani, M. K. (2022). Kajian Etnobotani Aren (Arenga pinnata Merr.) Di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(3), 200-215.

Ridanti, C., Dharmono, D., & Riefani, M.K. (2022). Kajian Etnobotani Tumbuhan aren (Arenga pinnata Merr.) di Desa Sabuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. JUPITER: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(3), 200-215.

Srena, M. F. (2018). Potensi dan Pemanfaatan Aren (Arenga pinnata) oleh Masyarakat di Sekitar Kawasan Taman Nasional Batang Gadis (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Suryadarma, IGP. (2008). Etnobotani. Diktat Kuliah, Universitas Negeri Yogyakarta.

Wulandari, P. (2021). Etnobotani aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr pada masyarakat Desa Malapari Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).

Yamani, A., Basuki, S., & Rahmah, S. (2024). PKM Pengolahan Nira Dari Pohon Aren (Arenga Pinnata) Di Desa Munggu Raya Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(3), 651-657.

Yeblo, Y., Maruapey, A., & Febriadi, I. (2024). Etnobotani Pohon Aren (Arenga pinnata Merr.) Di Kampung Werbes Distrik Bikar Kabupaten Tambrauw. Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva), 2(2), 8-19.

Yulianti, L. (2017). Pengaruh Kelembapan dan Intensitas Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Gula Tumbuhan aren (Arenga pinnata) di Daerah Tropis. Jurnal Agroforestri Indonesia, 9(2), 87-95.

Zuhud, E. A., & Hikmat, A. (2021). Etnobotani dan Potensi Aren di Desa Pematang Purba dan Desa Buluh Awar, Sumatera Utara. Journal of Tropical Ethnobiology, 14-19.

Downloads

Published

2025-01-31

Issue

Section

Articles Research