Uji parameter spesifik dan nonspesifik simplisia daun senggani (Melastoma malabathricum L.)

Authors

  • Rini Digna Evifania
  • Pratiwi Apridamayanti
  • Rafika Sari

DOI:

https://doi.org/10.26418/jc.v6i1.43348

Keywords:

simplisia, daun senggani (Melastoma malabathricum L), parameter spesifik, parameter nonspesifik

Abstract

Latar belakang: Simplisia daun senggani adalah bahan alami yang berupa berupa serbuk kering daun senggani. Simplisia perlu dilakukan uji untuk menjamin mutu dan keamanan bagi konsumen, serta menjaga keseragaman khasiatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas serbuk hasil simplisia daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dari Pontianak, Kalimantan Barat. Metode: Uji simplisia daun senggani dilakukan dengan melihat parameter spesifik dan nonspesifik simplisia. Hasil: Hasil uji parameter spesifik yaitu uji organoleptis menunjukkan bentuk simplisia daun senggani adalah butiran kasar, berwarna coklat kehijauan, dengan rasa kelat, serta memiliki aroma yang aromatis kuat. Uji parameter nonspesifik didapatkan kadar abu total adalah sebesar 6,369% dan kadar abu tidak larut asam adalah 3,543%. Kesimpulan: Uji organoleptis dan uji kadar abu simplisia memenuhi syarat, tetapi hasil uji kadar abu tidak larut asam tidak memenuhi syarat.

References

ITIS (Integrated taxonomic information system);2017. Disitasi 29 September 2019. Tersedia dari https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/ingleRpt?search_topic=TSN&search_val ue=965278#null.

Wegner W L, Herbst D R, dan Sohmer S H. Manual of the flowering plants of Hawai’i. 2 vols. Bishop museum special publication 83: University of Hawai’i anf bishop museum press, Honolulu, HI;1999.

Laia Y, Aulia Y, Sahara M, Masdalena S M. Uji aktivitas hepatoprotektor ekstrak etanol daun senggani (Melastoma malabathricum L) terhadap tikus (Rattus novergicus) yang diinduksi parasetamol. Biospecies. 12(2):2019;18.

Wong K C, Ali D M H, Boey P L. Chemical constituents and antibacterial activity of Melastoma malabathricum L.. Natural product research. 2012:26(7):609-18.

Khoo L T. Abas F, Abdullah J O, Tohib ER M dan Hamid M. Anticoagulant activity of polyphenolic

polysaccaharides isolated from Melastoma malabathricum L. Evidence-based complementary and alternatif medicine. 2012;4(4):24-6.

Alwash M S, Ibrahim N dan Ahmad W Y. Identification and mode of action of antibacterial components from Melastoma malabathricum Linn leaves. American journal of infectious diseases. 2013;9(2):46-58.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope edisi ke III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 1989.

Maulana A. analisis parameter mutu dan kadar flavonoid pada produk teh hitam celup. {Artikel penelitian} Bandung: Fakultas Teknik Universitas Pasudan ; 2016.

Lestari R F, Suhaimi, dan Wildaniah W. Penetapan parameter standar simplisia dan ekstrak etanol daun keratom (Mitragyma speciosa Korth) yang tumbuh di kabupaten Kapuas Hulu dan kabupaten Melawi. Jurnal insan farmasi Indonesia. 2018:1(1);72-84.

Dalimartha S. 1001 resep herbal. Jakarta: Penebar swadaya; 2008.

Suranto A. Terbukti pome tumpas penyakit. Puspa swara; 2011.

Utami YP, Umar A H, Syahruni R dan Kadullah I. Standarisasi simplisia dan ekstrak etanol daun leilen (Clerodendrum minahassae Teisjm & Binn). Journal of Pharmaceutical and medicinal sciences. 2(1);2017:32-9.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Meteria medika Indonesia, jilid VI. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 1995.

Downloads

Published

2020-11-25

Issue

Section

Articles