Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain (LBP) pada pekerja bagian repair core PT. X

Authors

  • heri irawan tanjungpura university

DOI:

https://doi.org/10.26418/jc.v8i2.54168

Abstract

Latar Belakang: Low back pain (LBP) merupakan suatu perasaan tidak enak atau nyeri di daerah tulang belakang bagian   bawah   yang melibatkan daerah lurnbal, lumbrosacral atau ke sacroilliaca. Gangguan ini biasanya terjadi pada daerah lumbar vertebra dan struktur jaringan lunak seperti otot, ligarnen, saraf dan cakram intervertebralis yang disebabkan oleh proses degenerasi, kebiasaan, maupun faktor lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan LBP pada pekerja bagian repair core di PT. X. Metode: Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel 43 orang. Hasil : Determinan kerjadian LBP adalah beban kerja (p=0,000), sikap kerja (p=0,000), kebiasaan merokok (p=0,545), indeks massa tubuh (p=1,000), usia (p=0,907), dan masa kerja (p=0,495). Anaisis multivariat menghasilkan determinan beban kerja (p=0,016) Simpulan: Terdapat hubungan antara keluhan LBP dengan beban kerja dan sikap kerja pada pekerja bagian repair core di PT. X. Variabel yang paling berpengaruh adalah beban kerjaa.

 

Kata kunci: Beban kerja, LBP, pekerja

1.                 Suma"™mur P. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung; 2014. 15-35.

2.                 Tromp D. Manajer Proyek, Youth 4 PSH International Labour Organization (ILO). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kaum Muda di Indonesia. Jakarta; 2017. 3-11.

3.                 Infodatin (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI). Situasi Kesehatan Kerja. Pusat Data dan Informasi Kementeri Kesehatan RI. 2015;2.

4.                 BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Nasional) Ketenagakerjaan. Jumlah Kecelakaan Kerja di Indonesia. 2017;4.

5.                 Martono H. Buku Ajar Boedhi-darmojo Geriatri Ilmu Kesehatan Usia Lanjut. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2009;5-6.

6.                 Noor HZ. Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. 1st ed. Jakarta: Salemba Medika.2011;37-8.

7.                 Oakley K. Health Surveillance Under Adverse Ergonomics Conditions Validity of a Screening Method Adapted for The Occupational Health Service. Ergonomics. 2015;58(9):1519"“28.

8.                 Ambar D dkk. Faktor Risiko Low Back Pain pada Pekerja Pemetik Teh di Perkebunan Teh Ciater Kabupaten Subang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2018;13(1):91.    

9.                 Andini F. Risk Factors of Low Back Pain in Workers. Jurnal Majority. 2015;4(1):9"“12.

10.           Hadyan MF. Faktor"“Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Low Back Pain pada Pengemudi Transportasi Publik. Jurnal Majority. 2015;4(7):19"“24.

11.           Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan"¯: Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2005;145.

12.           Suma"™mur. Hiegine Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Jakarta: CV Sagung Seto. 2009;307.

13.           Pratiwi M dkk. Beberapa Faktor yang Berpengaruh Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjual Jamu Gendong. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2009;4(1):61"“7. [Internet]. Available from:http://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/view/2429

14.           Tarwaka dkk. Ergonomik untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: Uniba Press. 2004;97.

15.           Komasari D dan Fadilla HA. Faktor-faktor Penyebab Perilaku Merokok pada Remaja. Jurnal Psikologi. 2000;(1):37"“47.

16.           Jalajuwita RN dan Paskarini I. Hubungan Posisi Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Unit Pengelasan PT. X Bekasi. Indonesian Journal Occupital Safe Health. 2015;4(1):33"“42. [Internet].  Available from: http://e-journal.unair.ac.id/index.php/IJOSH/article/download/1640/1265.

17.           Life. Spine University"™s Guide to How Low Back Pain and Smoking. Medical Multimedia Grup. 2003;13.

18.           Risdianti D. Hubungan Antara Beban Kerja dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Kuli Panggul Perempuan di Pasar Legi. SKRIPSI. 2018;7"“8.

19.           Halim F dan Tana L. Determinan Nyeri Pinggang pada Tenaga Paramedis di Beberapa Rumah Sakit di Jakarta. Journal Indonesian Medical Association. 2011;61(4):155"“60.

20.           Wijnhoven. Hormonal and Reproductive Factors are Associated with Chronic Low Back Pain and Chronic Upper Extremity Pain in Women. The Morgen Study. 2006;31(13):1496"“520.

Richard A. Low Back Pain. Thhe New England Journal of Medicine. 2001;363"“70.

References

Suma’mur P. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung; 2014. 15-35.

Tromp D. Manajer Proyek, Youth 4 PSH International Labour Organization (ILO). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kaum Muda di Indonesia. Jakarta; 2017. 3-11.

Infodatin (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI). Situasi Kesehatan Kerja. Pusat Data dan Informasi Kementeri Kesehatan RI. 2015;2.

BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Nasional) Ketenagakerjaan. Jumlah Kecelakaan Kerja di Indonesia. 2017;4.

Martono H. Buku Ajar Boedhi-darmojo Geriatri Ilmu Kesehatan Usia Lanjut. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2009;5-6.

Noor HZ. Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. 1st ed. Jakarta: Salemba Medika.2011;37-8.

Oakley K. Health Surveillance Under Adverse Ergonomics Conditions Validity of a Screening Method Adapted for The Occupational Health Service. Ergonomics. 2015;58(9):1519–28.

Ambar D dkk. Faktor Risiko Low Back Pain pada Pekerja Pemetik Teh di Perkebunan Teh Ciater Kabupaten Subang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2018;13(1):91.

Andini F. Risk Factors of Low Back Pain in Workers. Jurnal Majority. 2015;4(1):9–12.

Hadyan MF. Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Low Back Pain pada Pengemudi Transportasi Publik. Jurnal Majority. 2015;4(7):19–24.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan : Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2005;145.

Suma’mur. Hiegine Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Jakarta: CV Sagung Seto. 2009;307.

Pratiwi M dkk. Beberapa Faktor yang Berpengaruh Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjual Jamu Gendong. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2009;4(1):61–7. [Internet]. Available from:http://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/view/2429

Tarwaka dkk. Ergonomik untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: Uniba Press. 2004;97.

Komasari D dan Fadilla HA. Faktor-faktor Penyebab Perilaku Merokok pada Remaja. Jurnal Psikologi. 2000;(1):37–47.

Jalajuwita RN dan Paskarini I. Hubungan Posisi Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Unit Pengelasan PT. X Bekasi. Indonesian Journal Occupital Safe Health. 2015;4(1):33–42. [Internet]. Available from: http://e-journal.unair.ac.id/index.php/IJOSH/article/download/1640/1265.

Life. Spine University’s Guide to How Low Back Pain and Smoking. Medical Multimedia Grup. 2003;13.

Risdianti D. Hubungan Antara Beban Kerja dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Kuli Panggul Perempuan di Pasar Legi. SKRIPSI. 2018;7–8.

Halim F dan Tana L. Determinan Nyeri Pinggang pada Tenaga Paramedis di Beberapa Rumah Sakit di Jakarta. Journal Indonesian Medical Association. 2011;61(4):155–60.

Wijnhoven. Hormonal and Reproductive Factors are Associated with Chronic Low Back Pain and Chronic Upper Extremity Pain in Women. The Morgen Study. 2006;31(13):1496–520.

Richard A. Low Back Pain. Thhe New England Journal of Medicine. 2001;363–70.

Downloads

Additional Files

Published

2022-06-14

Issue

Section

Articles