PENGELOLAAN INSTITUTIONAL REPOSITORY DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jipka.v2i2.65338Abstract
Salah satu manfaat hadirnya teknologi informasi adalah untuk pelestarian informasi. Melalui teknologi, perpustakaan dapat mengembangkan layanan repository institusi. Institutional repository merupakan layanan yang kegiatannya berupa penghimpunan, pelestarian dan penyebarluasan hasil karya intelektual manusia dalam bentuk digital. Pentingnya penelitian dengan tema institutional repository karena masih banyak institusi khususnya institusi pendidikan tinggi seperti Universitas yang notabenenya adalah institusi yang paling banyak menghasilkan koleksi lokal (content local) tetapi belum memanfaatkan teknologi berupa repository kelembagaan sebagai media preservasi dan diseminasi koleksi lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan repositori di Perpustakaan Universitas Tanjungpura dan tantangan yang dihadapi selama tahap pengelolaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan pendekatan triangulasi digunakan untuk mengukur validitas. Berdasarkan temuan penelitian ini, pengelolaan repositori kelembagaan di Perpustakaan Universitas Tanjungpura dilakukan dengan menentukan kebijakan pengelolaan, menyiapkan hardware dan software, Sumber Daya Manusia, serta tata cara penerimaan koleksi, dilanjutkan dengan digitalisasi, dan terakhir dengan mengunggah file ke dalam sistem. Problem yang dihadapi dalam pengelolaan repository berupa tidak adanya standar operasional prosedur, masalah konektivitas jaringan, dan kualitas sumber daya manusia.
Kata Kunci: Institutional Repository, Perpustakaan Universitas
Salah satu manfaat hadirnya teknologi informasi adalah untuk pelestarian informasi. Melalui teknologi, perpustakaan dapat mengembangkan layanan repository institusi. Institutional repository merupakan layanan yang kegiatannya berupa penghimpunan, pelestarian dan penyebarluasan hasil karya intelektual manusia dalam bentuk digital. Pentingnya penelitian dengan tema institutional repository karena masih banyak institusi khususnya institusi pendidikan tinggi seperti Universitas yang notabenenya adalah institusi yang paling banyak menghasilkan koleksi lokal (content local) tetapi belum memanfaatkan teknologi berupa repository kelembagaan sebagai media preservasi dan diseminasi koleksi lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan repositori di Perpustakaan Universitas Tanjungpura dan tantangan yang dihadapi selama tahap pengelolaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan pendekatan triangulasi digunakan untuk mengukur validitas. Berdasarkan temuan penelitian ini, pengelolaan repositori kelembagaan di Perpustakaan Universitas Tanjungpura dilakukan dengan menentukan kebijakan pengelolaan, menyiapkan hardware dan software, Sumber Daya Manusia, serta tata cara penerimaan koleksi, dilanjutkan dengan digitalisasi, dan terakhir dengan mengunggah file ke dalam sistem. Problem yang dihadapi dalam pengelolaan repository berupa tidak adanya standar operasional prosedur, masalah konektivitas jaringan, dan kualitas sumber daya manusia.
Keywords: Institutional repository; University Library
References
Arnomo, I. (2018). Perbandingan Perangkat Lunak Repository Institusi: Studi Kasus pada Repository Institusi di Indonesia. An International Journal on Information and Communication Technology, 3(1), 52–56.
Asmad, C. C., Mathar, T., Akbar, A. K., Arifin, N., Hijrana, H., Haruddin, H., Irmawati, I., Irawati, I., & Satriani, S. (2018). Tren Perkembangan Open Access Institutional Repository pada Perguruan Tinggi di Indonesia. Khizanah Al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 6 (2), 168-180. https://doi.org/10.24252/kah.v6i2a8
Hartono. (2017). Manajemen Sistem Informasi Perpustakaan: Konsep, Teori dan Implementasi. Penerbit Gava Media.
Kusumastuti, S., Purwanto, Y., & Yuwono, S. (2014). Pengaruh Pembuatan Standar Operasional Prosedur Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi Di PT Wangsa Jatra Lestari [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. http://eprints.ums.ac.id/32552/
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, Inc.
Natarajan, Radhakrishnan, & C. Velmurugan. (2014). Institutional Repositories Software For Digital Libraries In The Digital Environment.†International Journal of Multidisciplinary Consortium 1, (3), 127–135. http://ijmc.rtmonline.in.
Nurhasanah. (2017). Pengelolaan Institutional repository di Perpustakaan Utsman Bin Affan Universitas Muslim Indonesia [Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar]. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/7589/
Prasetyo, A. A., Labibah, L., & Marwiyah, M. (2022). Urgensitas Kebijakan Institutional repository Perguruan Tinggi. Ijd-Demos, 4(2).
Priyanto. (2013). Pengelolaan Institutional Repositoryperpustakaan Perguruan Tinggi.†Thesis UIN Sunan Kalijaga.
Ratna, R., & Meiliani, E. (2018). Pengaruh Fasilitas Kantor, Kualitas Pelayanan Dan Standar Operasional Prosedur Terhadap Tingkat Kepuasan Pengunjung Pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kabupaten Batanghari. Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 9(2), 147–152.
Rifqi, A. N. (2018). Implementasi Sistem Institutional Repository Hasil Karya Ilmiah Sivitas Akademika Politeknik Negeri Malang (Studi Pengembangan Sistem Menggunakan System Development Life Cycle: SDLC). Publication Library and Information Science, 2(1), 1–15.
Sahidi, S. (2021). Peran Institutional Repository sebagai Media Diseminasi Local Content Perguruan Tinggi. IQRA: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi (e-Journal), 15(2), 137–152.
Sari, D. P. H. (2017). Analisis Bentuk Repositori Institusi Di Perpustakaan Perguruan Tinggi (Studi Kasus Di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang) [Universitas Brawijaya]. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/8461/
Sutedjo, M. (2014). Pengelolaan repositori perguruan tinggi dan pengembangan repositori karya seni. Seminar Nasional Digital Local content: Strategi Membangun Repository Karya Seni, 1–15.
Suwarno, W. (2016). Mengembangkan SDM perpustakaan dalam rangka menuju world class university. Libraria, 4(1), 105–126.
Syafi’i, M. Z. (2022). Pengelolaan Institutional Repository di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin [UIN Antasari Banjarmasin]. https://idr.uin-antasari.ac.id/20077/
Ulum, Amirul, & Eko Setiawan. (2016).Analisis Konten dan Kebijakan Akses Institutional Repository.Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan 8, (1), 145-160.
Yanto, Y. (2016). Pengelolaan Perpustakaan Perguruan Tinggi Berbasis Konsep Institutional repository. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 16(1), 136–157.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dea Natasya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.