ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH WILAYAH KECAMATAN PONTIANAK SELATAN

Authors

  • Najwa Wahyu Aqilah Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jipka.v3i1.68570

Abstract

Digital literacy must be owned by everyone in the problems caused by the use of new media which is the main media when looking for information. Librarians play a role in providing information to users in schools so that they are required to be able to understand, use media resources and digital information so that they need to have digital literacy skills. The purpose of this research is to describe the digital literacy skills of librarians in the school library in the South Pontianak District. The research method is qualitative with a descriptive approach by interviewing 4 informants. Data collection techniques are interviews, indirect observations, documentation studies. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity test is source triangulation, method triangulation. The results showed that digital literacy skills in the aspect of analysis and evaluate, use, and apply ethical judgment are quite good, while in the aspects of creating and collaborating and sharing, improvement is still needed.

References

Abidin, A. R. (2019). Pustakawan sekolah dan literasi informasi: Menjawab tantangannya globalisasi. DIALEKTIKA, 12(1), 26. https://doi.org/10.33477/dj.v12i1.789

Amaliasari, D., Satriani, I., & others. (2018). Relasi Tingkat Kepercayaan Khalayak Terhadap Pemberitaan di Media Massa dengan Budaya Membandingkan Informasi. Jurnal Komunikasi, 10(2), 131–141.

Arasytie, D., Marli, S., & others. (2013). Analisis Pelaksanaan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Pontianak Selatan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(10).

Ati, A. P. (2019). Peran literasi digital dalam mencegah hoax pada siswa SMA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(3), 48–52.

Bahri, S. (2021). Literasi digital menangkal hoaks covid-19 di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS), 10(1), 16–28. https://jkms.ejournal.unri.ac.id/index.php/JKMS/article/view/7452

Baoill, A. (2007). Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York: New York University Press. 336 pp. $29.95 (hardbound). Social Science Computer Review, 26(2), 252–254. https://doi.org/10.1177/0894439307306088

Buckingham, D., Banaji, S., Burn, A., Carr, D., Cranmer, S., & Willett, R. (2005). The Media Literacy of Children and Young People A review of the research literature on behalf of Ofcom. https://discovery.ucl.ac.uk/id/eprint/10000145/1/Buckinghammedialiteracy.pdf

Chen, D.-T., Wu, J., & Wang, Y.-M. (2011). Unpacking new media literacy.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (A. Fawaid & R. K. Pancasari (eds.); 4th ed.). Pustaka Belajar.

Daryono, D. (2017). Literasi Informasi Digital: Sebuah Tantangan Bagi Pustakawan. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 1(2), 89–102.

Datareportal. (2022). Digital 2022: Global Overview Report. Datareportal. https://datareportal.com/reports/digital-2022-global-overview-report

Ganggi, R. I. P. (2019). Cybrarian: Transformasi Peran Pustakawan dalam Cyberculture. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 3(2), 127–133.

Hanum, A. N., Utami, D., & Suwarso, W. A. (2022). Disonansi Kognitif Masyarakat Kalimantan Barat Akibat Banjir Informasi Covid-19. EKSPRESI DAN PERSEPSI: JURNAL ILMU KOMUNIKASI, 5(1), 39–57.

Hobbs, R. (2010). Digital and Media Literacy : A Plan Of Action. The Aspen Institute.

Istiana, P. (2016). Kolaborasi Perpustakaan & Stakeholder. JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi), 1(2), 241–250.

Kamulyan, M. S., & Primasari, F. (2016). Implementasi perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 17–30.

Karim, A. (2017). Penerapan Metode Brainstorming Pada Mata Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas VIII Di SMPN 4

Rumbio Jaya. PEKA, 5(1), 1–12. https://journal.uir.ac.id/index.php/Peka/article/view/1180

Kurnianingsih, I., Rosini, R., & Ismayati, N. (2017). Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Digital Bagi Tenaga Perpustakaan Sekolah dan Guru di Wilayah Jakarta Pusat Melalui Pelatihan Literasi Informasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 3(1), 61. https://doi.org/10.22146/jpkm.25370

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, Inc.

Mustika, P. (2017). Profesionalisme pustakawan. Buletin Perpustakaan, 57, 27–36.

Noor, M. U. (2018). Penilaian kualitas informasi sebagai bentuk sikap tabayyun ketika menerima informasi di sosial media dan internet. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 2(1), 33–40.

Nurjanah, E., Rusmana, A., & Yanto, A. (2017). Hubungan Literasi Digital dengan Kualitas Penggunaan E-Resources. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 3(2), 117. https://doi.org/10.14710/lenpust.v3i2.16737

Pendit, P. L. (2010). Perpustakaan Digital: Kesinambungan dan Dinamika. Jurnal Pustakawan Indonesia, 10(1).

Ratnamulyani, I. A., & Maksudi, B. I. (2018). Peran Media Sosial dalam Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula di kalangan Pelajar di Kabupaten Bogor. Sosiohumaniora, 20(2), 154–161. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v20i2.13965

Rifauddin, M., & Halida, A. N. (2018). Waspada cybercrime dan informasi hoax pada media sosial facebook. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 6(2), 98–111.

Rufaidah, V. W. (2013). Literasi informasi pustakawan/pengelola perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian. Jurnal Perpustakaan Pertanian, 22(1), 16–23.

Saadati, B. A., & Sadli, M. (2019). Analisis Pengembangan Budaya Literasi dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa di Sekolah Dasar. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 6(2), 151–164. https://doi.org/10.24042/terampil.v6i2.4829

Sakti, G. E., & PG, R. I. (2019). Peran Perpustakaan Sebagai Pusat Kegiatan Komunitas Di Perpustakaan Ganesa, Gentan, Sukoharjo. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 8(1), 102–113.

Sari, W. P. (2018). Analisis Wacana Kritis Kasus Penyerangan terhadap Jemaah Ahmadiyah di Cikeusik. Jurnal Komunikasi, 10(1), 87–94.

Septiana, S., & Madeten, S. S. (2021). Pengelolaan Layanan Perpustakaan SD Negeri 34 Pontianak Kota untuk Meningkatkan Minat Baca bagi Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(4), 1–8.

Sunaryati, T., & Arfa, M. (2019). Studi eksperimen pelatihan advanced search pada portal Jurnal Emerald Insight bagi kemampuan penelusuran informasi Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan angkatan 2017 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 7(2), 41–50.

Suwarto, D. H. (2015). Membangun karakter bangsa melalui literasi digital. Prosiding Seminar Nasional Konstibusi Ilmu-Ilmu Sosial Dalam Persepatan Pembangunan Indonesia Bermartabat. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dyna-herlina-suwarto-msc/membangun-karakter-bangsa-melalui-literasi-digital.pdf

UNESCO. (2011). Digital Literacy in Education. UNESCO Institute.

Wahyudi, P. I. H. (2017). Pentingnya keterampilan digital literasi bagi pustakawan. Khizanah Al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 5(2), 187–195. https://doi.org/10.24252/kah.v5i2a6

Yudistira, Y. (2017). Literasi Informasi Pustakawan di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM Menggunakan Pengembangan Model The BIG6. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 13(1), 97. https://doi.org/10.22146/bip.26069

Downloads

Published

2023-12-07