ANALISIS KOMUNITAS PADA PERPUSTAKAAN KHUSUS PUSAT SURVEI GEOLOGI BANDUNG

Authors

  • Alifah Yusriyah Salsabila Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.26418/jipka.v4i1.85809

Abstract

Perpustakaan Pusat Survei Geologi merupakan salah satu perpustakaan khusus di Bandung. Permasalahan yang ada dalam Perpustakaan khusus ini terletak pada perubahan kebutuhan komunitas. Fokus penelitian yaitu bagaimana kegiatan pengembangan koleksi khususnya analisis komunitas di Perpustakaan Pusat Survei Geologi Bandung. Teori yang digunakan adalah teori Evans dan Saporano (2005) tentang pengembangan koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data dan analisis data. Terdapat enam (6) kegiatan dalam proses pengembangan koleksi di Perpustakaan Pusat Survei Geologi Bandung 1. Analisis Komunitas (Community Analysis) 2. Kebijakan seleksi (Selection Policies) 3. Seleksi (Selection) 4. Pengadaan (Acquisition) 5. Penyiangan (Deselection) 6. Evaluasi (Evaluation). Perpustakaan Khusus Pusat Survei Geologi Bandung menghadapi serangkaian tantangan yang kompleks dalam kegiatannya termasuk analisis komunitas. Tantangan ini semakin diperberat oleh kondisi internal perpustakaan yakni keterbatasan sumber daya manusia dan finansial yang cukup signifikan. Meskipun perpustakaan ini memiliki koleksi langka berharga , daya tarik ini belum mampu dioptimalkan sepenuhnya karena terbatasnya dukungan manajerial dan kebijakan yang memadai.

Kata Kunci: Analisis Komunitas, perpustakaan khusus, koleksi langka

References

Anita Tri Widiyawati, & Romula Adiono. (2020). Manajemen Koleksi. Universitas Brawijaya

Press.

Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif.

Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1).

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative Inquiry and Research Design. SAGE

Publications.

Cox, R. J. (2000). The Role of Archives in Preserving the Historical Record. Society of

American Archivists.

Eberhart, G. M. (2010). The librarian’s book of lists. Chicago: American Library Association.

Eviendrita Eviendrita. (2019). Pengembangan Koleksi: Kegiatan Pengembangan Koleksi dan

Teori Pengembangan Koleksi. Jurnal Imam Bonjol, 3(2), 103–110.

Hadi, R., & Wicaksono, B. (2023). Pengaruh perpustakaan khusus terhadap kualitas penelitian.

Jurnal Penelitian Geologi, 28(4), 115-130.

Kurniawan, A., & Wulandari, S. (2021). Analisis pola kunjungan pengguna perpustakaan di

Indonesia. Jurnal Manajemen Perpustakaan, 18(2), 45-58.

G Edward Evans, & Margaret Zarnosky Saponaro. (2005). Developing library and information

center collections. Westport, Conn.: Libraries Unlimited.

Iswanto, R. (2017). Kebijakan Pengembangan Koleksi dan Pemanfaatannya di Perpustakaan

Perguruan Tinggi (Analisis Penerapan Kebijakan Pengembangan Koleksi Perpustakaan

Utama Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). TIK ILMEU: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 1(1), 1. https://doi.org/10.29240/tik.v1i1.206

Margaret Zarnosky Saponaro, & G Edward Evans. (2019). Collection management basics. Santa

Barbara Libraries Unlimited.

Neneng Asaniyah. (2017). Pelestarian Informasi Koleksi Langka: Digitalisasi, Restorasi,

Fumigasi. Journal UII, 02(57), 85–94.

Nurillita, F. R. (2018). Implementasi Proses Alih Media Pada Koleksi Langka/Kuno Balai

Layanan Perpustakaan Ghratama Pustaka Yogyakarta. Pustakaloka, 10(2), 133. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v10i2.1475

Sari, P., & Nugroho, A. (2020). Tantangan dalam analisis data pengguna perpustakaan. Jurnal

Teknologi Informasi Perpustakaan, 15(3), 89-102.

Utami, N., & Adi, H. (2022). Peran perpustakaan khusus dalam mendukung penelitian dan

pendidikan. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 20(1), 65-78.

Downloads

Published

2025-05-08