Formulasi salep ekstrak ikan gabus (Channa striata) dan madu kelulut (Heterotrigona itama) dengan bahan pengikat carbopol
DOI:
https://doi.org/10.26418/jurkeswa.v9i2.54977Keywords:
carbopol, ikan gabus, madu kelulut, salepAbstract
Latar belakang: Salep yang mengandung ekstrak ikan gabus dan madu kelulut terbukti mendukung penyembuhan luka. Sediaan salep pada penelitian sebelumnya menyatakan bahwa adanya ketidakstabilan pada sediaan. Hal ini ditandai dengan terjadinya pemisahan fase, dan ditambahkan carbopol untuk mencegah pemisahan. Tujuan penelitian ini berguna memperlihatkan sifat fisik salep ketika ditambahkan carbopol sebagai peningkat kosistensi sediaan terhadap sifat fisik salep. Metode: Variasi konsentrasi carbopol terdiri dari F1 (carbopol 0,5%), F2 (carbopol 1%) dan F3 (carbopol 2%). Evaluasi yang dilakukan yaitu uji evaluasi fisik kemudian dianalisa dengan bantuan SPSS. Hasil: Konsentrasi carbopol yang semakin tinggi menghasilkan daya sebar semakin kecil dan daya lekat semakin besar. F1 memiliki rata-rata daya sebar terbesar yaitu 3,40 cm. F3 memiliki rata-rata daya lekat terbesar yaitu 969,33 detik. F3 memiliki rata-rata pH terbesar yaitu 6,04. Analisis SPSS menunjukkan semua formula yang mengandung carbopol memiliki nilai daya sebar dan daya lekat berbeda signifikan dengan formula kontrol dan F1, sedangkan nilai pH berbeda signifikan dengan F2. Kesimpulan: F3 menghasilkan sediaan salep yang baik dan sesuai persyaratan dengan nilai daya sebar 2,72 cm, daya lekat 969,33 detik, pH 6,04, memiliki daya proteksi yang baik dan sediaan homogen.References
Asikin AN, Kusumaningrum I. Karakteristik Ekstrak Protein Ikan Gabus Berdasarkan Ukuran Berat Ikan Asal DAS Mahakam Kalimantan Timur. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 2017;21(1):137.
Sulfitri, Bahri S, Khairuddin, Sumarni NK, Rahim EA. Perbandingan Kadar Albumin Ikan Gabus (Channa striata) dari Proses Perebusan dan Pengukusan dengan Menggunakan Uji Biuret. Jurnal Riset Kimia. 2020;6(1):67–73.
Tungadi R, Attamimi F, Sabu EF, Nugraha E. Percepatan Penyembuhan Luka oleh Krim Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) terhadap Luka Kulit Kelinci secara Histopatologi. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 2011;9(2):91–97.
Karnia I, Hamidah S, Rahmat A. Pengaruh Masa Simpan Madu Kelulut (Trigona sp) Terhadap Kadar Gula Pereduksi dan Keasaman. Sylva Scienteae. 2019;2(6): 1094–1099.
Fikri N, Taurina W, Andrie M. Formulasi Sediaan Salep Madu Kelulut (Heterotrigona itama) dan Adeps Lanae terhadap Stabilitas Sifat Fisik Sediaan Selama Masa Penyimpanan. Jurnal Farmasi Kalbar.
;4(1): 1–8.
Ma’ruf M, Mawaddah GA, Eriana NNA, Swari FI, Aslamiah S, Lutpiatina L. Madu Lebah Kelulut (Trigona sp.) dalam Aktivitas Terhadap Bakteri
Staphylococcus aureus Resisten. Jurnal Skala Kesehatan. 2018;9(1): 1–6.
Ridoni R, Radam R, Fatriani. Analisis Kualitas Madu Kelulut (Trigona sp) dari Desa Mangkauk Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar. Jurnal Sylva Scienteae. 2020;03(2): 346–355.
Ansel H. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi 4. Jakarta: UI Press; 2008.
Wilson BR. Pengaruh Penambahan Sodium Carboxymethylcelluloce (CMC Na) 10% Sebagai Gelling Agent, Gliserol Dan Sorbitol Sebagai Humectant Terhadap Sifat Fisis Basis Sediaan Gel Toothpaste: Aplikasi Desain Faktorial. Skripsi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma; 2011.
Maulina L, Sugihartini N. Formulasi Gel Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Variasi Gelling Agent sebagai Sediaan Luka Bakar. Pharmaciana. 2015;5(1): 43–52.
Rahmawati ED. Optimasi Konsentrasi Carbopol 940 dan Konsentrasi Asam Oleat dalam Natrium Diklofenak Basis Gel dengan Metode Desain Faktorial. Universitas Islam Negeri; 2017.
Ardiati KN. Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Daun Lidah Mertua (Sansivieria trifasciata) Dengan Gelling Agent Karbopol - 934 Dan Uji Aktivitas Antibakteri Secara In Vitro Terhadap Staphylococcus epidermidis. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2018.
Yusuf NA, Layuk LVL. Formulasi Granul Mukoadhesif Ekstrak Etanol Rimpang Lakka-Lakka (Curculigo orchioides G) dengan Variasi Konsentrasi Polimer. Pharmauho. 2017;3(1): 33–38.
Rowe RC, Sheskey PJ, Quinn ME. Handbook of Pharmaceutical Excipients.. 6th ed. Pharmaceutical Press and American Pharmacists Assosiation. London: Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association; 2009.
Rahmatullah S, Agustin W, Kurnia N. Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Sebagai Antiseptik Tangan Dengan Variasi Basis Karbopol 940 Dan TEA. Chmk Pharmaceutical Scientific
Journal. 2020;3(3): 189–194.
Tsabitah AF, Zulkarnain AK, Wahyuningsih MSH, Nugrahaningsih DAA. Optimasi Carbomer, Propilen Glikol, dan Trietanolamin Dalam Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Kembang Bulan (Tithonia
diversifolia). Majalah Farmaseutik. 2020;16(2): 111–118.
Rahman AG, Astuti IY, Dhiani BA. Formulasi Lotion Ekstrak Rimpang Bangle (Zingiber purpureum Roxb) Dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin Sebagai Emulgator dan Uji Iritasinya. Pharmacy. 2013;10(1): 41–54.
Hernani MY, Mufrod, Sugiyono. Formulasi Salep Ekstrak Air Tokek (Gekko gecko L.) untuk Penyembuhan Luka. Majalah Farmaseutik. 2012;8(1): 120–126.
Isnaeni D, Suherman B. Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kaktus Pakis Giwang (Euphorbia milii Ch.Des Moulins) Kombinasi Basis Modifikasi PEG 4000 dan PEG 400 serta Aktivitas Terhadap
Staphylococcus epidermis. Jurnal Herbal Indonesia. 2019;1(1): 18–32.
Sayuti NA. Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.). Jurnal Kefarmasian Indonesia. 2015;5(2): 74–82.
Gorada, Taurina W, Andrie M. Formulasi Sediaan Salep Madu Kelulut (Heterotrigona itama) dan Fase Air Ekstrak Ikan Gabus (Channa striata). Jurnal Farmasi Kalbar. 2019;4(1): 1–7.
Prastari C, Yasni S, Nurilmala M. Karakteristik Protein Ikan Gabus yang Berpotensi sebagai Antihiperglikemik. Jurnal Pengolahan Hasil
Perikanan Indonesia. 2017;20(2): 413–423.
Dan S, Frezee S, Saputro PA, Andrie M, Taurina W. Penetapan Kadar Protein Fase Air Ekstrak Ikan Gabus (Channa striata) Sebelum Dan Sesudah Frezee Dryer Menggunakan Metode Kjeldahl. J Mhs Farm Fak
Kedokteran Untan. 2019;4(1): 1–10.
Daisa F, Andrie M, Taurina W. Uji Efektivitas Salep Fase Minyak Ekstrak Ikan Gabus. Majalah Obat Tradisional. 2017;22(2): 97.
Soediono JB, Zaini M, Sholeha DN, Jannah N. Uji Skrinning Fitokimia Dan Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Salep Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Sanctum (L.)) Dengan Menggunakan Basis Salep
Hidrokarbon dan Basis Salep Serap. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi. 2019;1(1): 17–33.
Lestari T, Yunianto B, Winarso A. Evaluasi Mutu Salep Dengan Bahan Aktif Temugiring, Kencur dan Kunyit. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional. 2017;2(1): 8–12.
Sandi DAD, Musfirah Y. Pengaruh Basis Salep Hidrokarbon dan Basis Salep Serap terhadap Formulasi Salep Sarang Burung Walet Putih
(Aerodramus fuciphagus). Jurnal Ilmiah Manuntung. 2018;4(2): 149–155.
Susilowati EP, Wahyuningsih SS. Optimasi Sediaan Salep yang Mengandung Eugenol dari Isolasi Minyak Cengkeh (Eugenia caryophylatta Thunb.). Indonesian Journal On Medical Science. 2014;1(2): 29–34.
Mukhlishah NRI, Sugihartini N, Yuwono T. Daya Iritasi dan Sifat Fisik Sediaan Salep Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzigium aromaticum) pada Basis Hidrokarbon. Majalah Farmasetik. 2016;12(1): 372–376.
Zulfa E, Prasetyo TB, Murukmihadi M. Formulasi Salep
Ekstrak Etanolik Daun Binahong (Anrederacordifolia (Ten.) Steenis) dengan Variasi Basis Salep. Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik.
;12(2): 41–48.
International C on H. Topic Q1A (R2) Stability Testing of New Drug Substances and Products. London: ICH Q1 Guideline; 2003.
Hariningtyas RA. Pengaruh Asimetri Informasi Terhadap Senjangan Anggaran Pada Penganggaran Partisipasi Dengan Orientasi Etika Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Nominal. 2015;4(2): 73–87.
Yogesthinaga YW. Optimasi Gelling Agent Carbopol dan Humektan Propilen Glikol dalam Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten,) Steenis). Yogyakarta: Program Studi Farmasi; 2016. 32–33.
Cahyani IM, Putri IDC. Formulation of Peel-Off From Extract Of urcuma heyneana Val & Zijp Using Carbopol 940. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2017;2(2): 48-51
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, andindicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.