Ekstrak Jeringau Merah (Acorus sp) Sebagai Antibakteri Dan Antijamur Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Dan Malassezia furfur
DOI:
https://doi.org/10.26418/jurkeswa.v8i2.56356Keywords:
Ekstrak jeringau Merah, Malassezia furfur, Staphylococcus aureusAbstract
Latar Belakang: Jeringau merah (Acorus sp) merupakan tanaman dengan famili Acoracea yang umumnya tumbuh liar di tempat berair seperti rawa "“ rawa. Rimpang jeringau merah merupakan tanaman obat yang digunakan masyarakat suku Dayak dalam mengobati infeksi. Jeringau merah mengandung senyawa flavonoid, fenol, alkaloid, terpenoid dan saponin yang memiliki aktivitas antimikroba. Oleh sebab itu, peneliti ingin mengetahui ada tidaknya aktivitas penghambatan terhadap pertumbuhan mikroba dari ekstrak jeringau merah. Tujuan dari literature review ini adalah mengidentifikasi literatur mengenai aktivitas antibakteri terhadap Staphyloccus aureus dan antijamur terhadap Malassezia furfur ekstrak Jeringau merah. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Artikel diperoleh berasal dari database dan search egine Google Scholar, Research Gate dan Pubmed. Kata Kunci yang digunakan adalah uji aktivitas antibakteri dan antijamur ekstrak jeringau merah (Acorus sp) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Malassezia furfur. Analisa yang digunakan adalah analisa SPIDER. Hasil literature review ditemukan 5 artikel yang sesuai terhadap kriteria yang diinginkan. Hasil: Diperoleh hasil mengenai aktivitas antibakteri dan antijamur, diameter zona hambat terbaik, dan perbandingan zona hambat dari ekstrak jeringau merah sebagai antibakteri dan antijamur.References
Jawetz E, Melnick J, Adelberg E. Mikrobiologi Kedokteran. XXII. Jakarta: Penerbit Salemba Medika; 2001.
Bhaskara IBA, Hendrayana MA, Pinatih KJP. Identifikasi Bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Dan Salmonella sp. Pada Kenop Pintu Keluar Toilet Umum Pria Dan Wanita Di Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar. J Med Udayana. 2019;8(8).
D A, N A, E K. Efektivitas Berbagai Konsentrasi Infusa Daun Salam (Eugenia polyantha Wight) terhadap Daya Antibakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. J Teknol Lab. 2014;3(1).
Rahmaningsih S, Willis S, Mulyana A. Bakteri Patogen Dari Perairan Pantai Dan Kawasan Tambak Di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. J Ekol. 2012;12(1):1–5.
Zania E, Junaid, Ainurafiq. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Nelayan Di Kelurahan Induha Kecamatan Latambaga Kabutan Kolaka Tahun 2017. J Ilm Mhs Kesehat Masy. 2018;3(3):1–8.
Hayati I, Handayani ZP. Identifikasi Jamur Malassezia Furfur Pada Nelayan Penderita Penyakit Kulit di RT 09 Kelurahan Malabro Kota Bengkulu. 2014;10(1):972–5.
Sastriyani H, Leepel L, Tanzil A. Efek Antijamur Minyak Atsiri Jahe Putih Kecil (Zingiber officinale var. amarum) Terhadap Candida Albicans. Indones J Densitry. 2007;14(3).
Wulandari R, Wibowo MA, Liana DF. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Rimpang Jeringau Merah (Acorus calamus Linn.) Terhadap Pertumbuhan Shigella flexneri Secara In Vitro. J Cerebellum. 2015;1(4):317–31.
Balakumbahan R, Rajamani K, Kumanan K. Acorus calamus: An Overview. J Med Plants Res. 2010;IV(25).
Azizah L, Elisa K. Khasiat Ekstrak Etanol Rimpang Dlingo (Acorus calamus L.) Sebagai Anti Jamur Candida albicans. J Pharmacon. 2013;I(2).
Purwanti NU, Susanti R. Uji Aktivitas Antibakteri dan Antifungal Ekstrak Etanol Rimpang Acorus sp. J Kesehat Khatulistiwa. 2016;2(1).
Triandini E, Jayanatha S, Indrawan A, Putra GW, Iswara B. Metode Systematic Literature Review Untuk Identifikasi Platform dan Metode Pengembangan Sistem Informasi di Indonesia. Indones J Inf Syst. 2019;1(2).
K FS. Metodologi Penelitian Farmasi Kominitas Dan Eksperimental. Yogyakarta: Deepublish; 2018.
A C, D S, A B. Beyond PICO: The SPIDER Tool for Qualitative Evidence Synthesis. Qual Heal Res. 2012;22(10).
Prayitno YH. Uji Aktivitas Antifungal Ekstrak Metanol Mentah Rimpang Jeringau Merah (Acorus calamus Linn.) Terhadap Pertumbuhan Malassezia furfur Secara In Vitro. 2015;
Syed F, Taj R, Shaheen N, Norin M, Khan S. Latent Natural Product And Their Potential Application As Anti-Infective Agents. African J Pharm Pharmacol. 2014;8(4):100–5.
Dwisari F, Harlia, Alimuddin AH. Isolasi dan Karakteristik Senyawa Terpenoid Ekstrak Metanol Akar Pohon Kayu Buta - Buta (Excoecaria agallocha L.). JKK. 2016;V(3).
Agustina W, Nurhamidah, Handayani D. Skrining Fitokimia Dan Aktivitas Antioksidan Beberapa Fraksi Dari Kulit Batang Jarak (Ricinus communis L.). J Pendidik dan Ilmu Kim. 2017;1(2).
Greenwood D. Antibiotics Susceptibility (Sensitivity) Test, Antimicrobial and Chemotherapy. United Stated of America: Mc Graw Hill Company; 1995.
Viogenta P, Nopiyansyah, Fitri. Fraksi Etanol Rimpang Jeringau (Acorus calamus L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. J Farm Lampung. 2018;7(2).
Febrianti DR, Khairina N, Alisa PN. Uji Aktivitas Anti Mikroorganisme Ekstrak Jeringau (Acorus calamus L.) Terhadap Jamur Candida albicans Dan Bakteri Staphylococcus aureus. J Insa Farm Indones. 2018;1(1).
Alfiah RR, Khotimah S, Masnur T. Efektivitas Ekstrak Metanol Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans. J Probiont. 2015;IV(1).
Imam H, Riaz Z, Azhar M, Sofi G, Hussain A. Sweet Flag (Acorus calamus Linn.) : An Incredible Medicinal Herb. Int J Green Pharm. 2013;1(1).
Sofyan A, Widodo E, Natsir H. Komponen Bioaktif, Aktivitas Antioksidan Dan Profil Asam Lemak Ekstrak Rimpang Jeringau Merah (Acorus sp) Dan Jeringau Putih (Acorus calamus). J Teknol Pertan. 2017;XVIII(3).
Susanti N. Aktivitas Antimikroba Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus calamus) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. J Biodjati. 2016;1(1).
Rita WS, Suirta IW, Utami PPP. Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Rimpang Jeringau (Acorus calamus Linn.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus. J Cakra Kim. 2017;5(2).
Rijayanti RP. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.) Terhadap Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Pontianak; 2014.
Parwata OA, Dewi FS. Isolasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Dari Rimpang Lengkuas (Alpinia galangal L.). J Fak Kim Univ Udayana. 2008;II(2).
Manitto P. Biosintesis Produk Alami. Semarang: IKIP Press; 1992.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Kesehatan Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, andindicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.