Analisis Drug Related Problems (DRPS) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap

Authors

  • Meldy Yunus Universitas Al Irsyad Cilacap
  • Mika Tri Kumala Swandari S1 Universitas Setia Budi Surakarta S2 Universitas Gadjah Mada
  • Dini Puspodewi D4 Universitas Muhammadiyah Semarang S2 Universitas Airlangga Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26418/jurkeswa.v10i2.87067

Keywords:

DRPs, Dm Tipe 2, Rawat Inap

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah diabetes yang resisten insulin pada penderita ini, pankreas masih dapat membuat insulin, tetapi dalam kualitas yang lebih rendah. DRPs adalah peristiwa atau kondisi yang berhubungan dengan terapi obat yang tidak sesuai dengan kemampuan pasien untuk mencapai tujuan optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil dan terapi pada pasien diabetes melitus tipe 2 serta menganalisis kejadian DRPS. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan rancangan analisis deskriptif secara retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan sample random sampling dengan rumus slovin dengan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis dilakukakan dengan menguraikan catatan rekam medik pasien meliputi profil pasien, pengobatan yang dijalani dan kejadian Drug Related Problems. Pasien berjenis kelamin Perempuan cenderung lebih banyak dibandingkang laki laki yaitu 94 (63,9%) pasien berjenis Perempuan. Pola penggunaan obat pada pasien DM tipe paling paling banyak menggunakan jenis insulin Novorapid Flex umum sebanyak 92 (44,4%) dan obat oral yaitu metformin 37 (17,9%). Jenis Drps paling banyak yakni kategori interaksi obat sebanyak 76. Pada uji chi square menunjukan adanya hubungan yang relavan antara usia dan pemilihan obat tidak tepat dengan nilai p-value 0,031dan pada uji chi square antara DRPs dengan pekerjaan, pendidikan dan usia tidak menunjukan adanya hubungan yang relavan.

References

Astrid, P., Petersmann, A., Nauck, M., Müller-wieland, D., Kerner, W., Müller, U. A., & Landgraf, R. (2018). Pengertian , Klasifikasi dan Diagnosis Diabetes Mellitus Machine Translated by Google. 406–410.

Alodokter. (2024). cetirizine kegunaan dan dosis pemakaian. Kemenkes RI. https://www.alodokter.com/cetirizine#:~:text=Cetirizine adalah obat untuk meredakan,obat tetes oral (drops).

American Diabetes 2022. (2022). Standards of Medical Care in Diabetes-2022 The Journal of Clinical an Dapplied Researc Hand Education. Diabetes Care, 45(Suppliment 1), S1–S264. https://doi.org/10.2337/dc22-SREV

Atlas, I. D. F. D. (1955). International Diabetes Federation. In The Lancet (Vol. 266, Issue 6881). https://doi.org/10.1016/S0140-6736(55)92135-8

Ayu, N. P. M., & Damayanti, S. (2015). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dalam Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik Di Poliklinik RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Keperawatan Respati, II(I), 1–10.

Indriatmoko, D. D., Rudiana, T., & Saefullah, A. (2019). Analisis Kandungan Parasetamol Pada Jamu Pegal Linu Yang Diperoleh Dari Kawasan Industri Kecamatan Kibin Kabupaten Serang. Jurnal ITEKIMA, 5(1), 2548–2947.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Melina, T., Putri, anggi rima, & Santoso, J. (2020). gambara tingkat pengetahuan swamedikasi penggunaan analgetik antipiretik pada masyarakat. x(x), 1–6.

Meva Nareza T. (2020). Obat Batuk Kering dan Gatal untuk Dewasa. Artikel Web. https://www.alodokter.com/obat-batuk-kering-dan-gatal-untuk-dewasa

Mutmainnah, Z., Made, N., Ratnata, A., & Wardani, I. S. (2018). Profil Drug Related Problems (Drps) Pada Pasien Dm Tipe 2 Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Mataram. Sains, 4, 1–10.

Pradifta, R. (2019). Kajian Interaksi Obat Antidiabetik Dengan Obat Lain Pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Inap Di Rsud Dr. Soekardjo Tasikmalaya. Journal of Pharmacopolium, 2(2), 88–93. https://doi.org/10.36465/jop.v2i2.486

PERKENI. (2019b). Terapi Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Issue 465).

Riskesdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Science, 127(3309), 1–304. https://doi.org/10.1126/science.127.3309.1275

Ramadhani. (2022). Diabetikum Pada Penderita Dm Tipe Ii Di Puskesmas. Mutiara Ners, 5(2), 19–26.

Tatro, D. . (2009). Drug Interaction Facts. San Carlos California: A Wolters Kluwer Health Inc. https://search.worldcat.org/title/Drug-interaction-facts-2009-:-the-authority-on-drug-interactions/oclc/261216860

rita, nova. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga Dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.52

Trisnawati, S. K., & Setyorogo, S. (2013). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 6–11.

Vonna, A., & Marlinda, M. (2000). Evaluasi Pengetahuan Dan Keterampilan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dalam Penggunaan Insulin Pen Evaluation of Knowledge and Skills of Type 2 Diabetes Melitus Patients in the Use of Pen Insulin. SEL Jurnal Penelitian Kesehatan, 8(2), 106–118.

Downloads

Published

2024-12-22

Issue

Section

Articles