EVALUASI U-TURN RUAS JALAN ARTERI SUPADIO KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • Rian Doto Gumilar
  • Slamet Widodo

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v4i4.19883

Abstract

Bukaan median dengan fasilitas u-turn tidak secara keseluruhan mengatasi masalah konflik, sebab gerak u-turn itu sendiri akan menimbulkan masalah konflik tersendiri dalam bentuk hambatan terhadap arus lalu lintas searah dan juga arus lalu lintas yang berlawanan arah. Salah satu pengaruh ketika melakukan gerak u-turn yaitu terhadap kecepatan kendaraan di mana kendaraan akan melambat atau berhenti. Perlambatan ini akan mempengaruhi arus lalu lintas pada arah yang sama. Metode survei yang digunakan untuk mendapatkan data primer yaitu dengan teknik observasi di lokasi yang menjadi objek studi. Peralatan yang digunakan dalam pengambilan data primer yaitu: Hand tally counter, lembar formulir survei, meteran dan arloji. Pengumpulan     data sekunder menggunakan   metode   teknik   studi   dokumenter   yaitu   cara   pengumpulan data   sekunder   yang dilakukan   dengan   kategori   dan   klasifikasi   bahan   tertulis   yang   berhubungan dengan   masalah penelitian. Sedangkan metode perhitungan yang digunakan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Adapun lokasi yang menjadi tinjauan pada studi ini adalah beberapa U-Turn yang berada di Jalan Arteri Supadio.Dari hasil analisis perhitungan kebutuhan u-turn pada kondisi eksisting Jalan Arteri Supadio, dengan menggunakan kendaraan rencana berupa truk 1 sumbu dengan panjang kendaraan rencana 9 meter, maka pada setiap u-turn menggunakan panjang lajur putaran balik rencana sebesar 60 meter dikarenakan perhitungan panjang lajur putaran balik lebih kecil dari standar yang ada yaitu 60 meter.

 

Kata kunci: Panjang lajur U-Turn

Downloads

Published

2017-02-25