STUDI KELAYAKAN BANDAR UDARA BARU KABUPATEN KETAPANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/jelast.v5i1.24004Abstract
Bandar Udara atau Pelabuhan Udara adalah salah satu pintu gerbang yang menghubungkanantara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya. Sejalan dengan perkembangan jaman dan
tingkat mobilisasi manusia dan barang yang makin intens, fungsi Bandar udara menjadi makin
penting untuk menampung kegiatan atau pergerakan manusia dan barang. Dalam perkembangan
kedepannya diharapkan pembangunan Bandar udara ini dapat menjawab tantangan kedepannya
agar dapat memenuhi kebutuhan transportasi yang layak dan nyaman bagi pengguna jasa.
Lokasi terpilih berada pada Desa Tanjung Pasar Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang
yang merupakan lahan kosong yang berfungsi sebagai area penggunaan lain sesuai arahan
RTRW dan dapat digunakan untuk pembangunan Bandar udara ini kedepannya. Investasi yang
dilakukan selama 30 tahun kedepan setelah masa pembangunan diharapkan dapat memberikan
benefit kepada investor dan pemerintah, dengan mendapatkan nilai Net Present Value Rp
1,066,328,992,203.54 > dari 0 dan Benefit Cost Ratio 2,56 > 1 dan telah dinyatakan "Layak
Secara Ekonomis".
Kata kunci: Bandar Udara, RTRW, NVP, BCR, Layak Secara Ekonomis
Downloads
Published
2018-02-08
Issue
Section
Articles