EVALUASI DAN PERENCANAAN SIMPANG JALAN ADI SUCIPTO - JALAN MAJOR ALIANYANG (JEMBATAN KAPUAS II) AKIBAT PENGEMBANGAN KAWASAN DISEKITARNYA

Authors

  • Denisa Nurhabibah
  • Rudi Sugiono Suyono
  • Elsa Tri Mukti

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v8i1.44625

Abstract

Di Kabupaten Kubu Raya saat ini sedang dilakukan pembangunan kawasan terpadu Bumiraya City.
Pengembangan kawasan akan berdampak pada arus lalu lintas yang semakin meningkat disekitar kawasan
pembangunan. Apabila volume lalu lintas sudah melebihi kapasitas jalan, maka akan terjadi kemacetan. Untuk
mengatasi masalah kemacetan maka perlu adanya penataan pada salah satu simpang terdekat yaitu simpang Jl. Adi
Sucipto "“ Jl. Major Alianyang. Penataan simpang menggunakan Flyover sebagai perlengkapan jalan bebas
hambatan. Kajian penataan mengacu pada MKJI 1997 dan menggunakan Software VISSIM. Untuk analisa proyeksi
menggunakan persamaan bunga majemuk dan dimodelkan dengan metode Pemodelan Empat Tahap. Kemudian
merencanakan tipe flyover dan menganalisa tingkat pelayanan pasca pembangunan (2023) dan setelah kawasan
terpadu beroperasi selama 5 tahun (2028). Pada kondisi eksisting, tingkat pelayanan yang diberikan sudah buruk.
Maka, dilakukan perencanaan flyover dengan dua alternatif yaitu dengan jembatan layang biasa dan dengan
simpang susun tipe Single Point Diamond Interchange (SPDI). Berdasarkan analisa kinerja simpang kedua
alternatif, untuk alternatif pertama memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah C dan pada tahun 2028
adalah D. Sedangkan untuk alternatif kedua memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah B dan pada
tahun 2028 adalah C. Dari analisa tersebut, didapatkan alternatif dengan tingkat pelayanan terbaik yaitu alternatif
kedua dengan tipe SPDI.

Downloads

Published

2021-01-31

Issue

Section

JeLAST Februari 2021