EVALUASI DEBIT REAL BERDASARKAN DEBIT RENCANA DAERAH IRIGASI ANDENG KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jelast.v8i2.47897Abstract
Daerah Irigasi Andeng memiliki luas fungsional sebesar 182,714 ha dengan pola tanam padi-padi dimana masa penyiapan lahan dimulai pada bulan November. Pada Daerah Irigasi Andeng terdapat beberapa saluran tanah dan sedimentasi, hal ini dapat mempengaruhi debit air pada saluran tersebut dan dapat menghambat air untuk sampai pada petak-petak sawah, serta belum terdapat penelitian terkait imbangan air dan evaluasi debit aliran Daerah Irigasi Andeng. Untuk analisis ketersediaan air menggunakan metode mock dengan evapotranspirasi potensial menggunakan metode penman-monteith, perhitungan kebutuhan air di sawah dan di bangunan pengambilan, evaluasi debit aliran dengan membandingkan debit real dan debit rencana. Dari analisis imbangan air (water balance) pada Daerah Irigasi Andeng mengalami kekurangan air (defisit) pada bulan Maret sebesar 69,724 lt/det. Permulaan tanam dengan kekurangan air (defisit) paling sedikit yaitu pada permulaan tanam Desember pola tanam padi-padi dengan kekurangan air sebesar 63,572 lt/det pada bulan Juli. Dari analisis evaluasi debit aliran, pada saluran S1 Ka debit yang mengalir lebih kecil daripada debit yang direncanakan untuk dialirkan, sedangkan untuk saluran primer S1 Ki, saluran primer S2 Ka, dan saluran primer S2 Ka2, debit air yang mengalir pada saluran lebih besar daripada debit yang direncanakan untuk dialirkan.
Kata kunci: Daerah Irigasi, imbangan air, debit real, debit rencana.