ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI WILAYAH KABUPATEN SEKADAU

Authors

  • Dhea Adventia
  • Firsta Rekayasa Hernovianty
  • Nana Novita Pratiwi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v8i2.48279

Abstract

Ketimpangan   ekonomi   terjadi   sebagai   akibat   dari   tidak   meratanya   pertumbuhan   ekonomi   antar   daerah.   Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat tergolong kabupaten yang cukup tertinggal dibandingkan dengan kabupaten sekitar, yaitu Kabupaten Sintang dan Kabupaten Sanggau. Minimnya infrastruktur ekonomi, keterbatasan manajemen pasar dan rendahnya produktivitas menyebabkan kesenjangan ekonomi wilayah Kabupaten Sekadau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis   ketimpangan   wilayah   di   Kabupaten   Sekadau   berdasarkan   aspek   ekonomi.   Pendekatan   kuantitatif merupakan   pendekatan   penelitian   yang   digunakan   dengan   analisis   skoring   untuk   melihat   ketimpangan   wilayah   di Kabupaten Sekadau berdasarkan aspek ekonomi yang terdiri dari produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat. Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   ketimpangan   wilayah   di   Kabupaten   Sekadau   dari   kondisi   ekonomi   adalah ketimpangan   sedang.   Adapun   faktor   yang   mempengaruhi   ketimpangan   ekonomi   wilayah   Kabupaten   Sekadau   adalah pendapatan   masyarakat.   Hal   ini   menunjukkan   bahwa   tingkat   pendapatan   masyarakat   relatif   berada   di   kisaran   UMR Kabupaten Sekadau. Ketidakseimbangan sebaran aktivitas ekonomi yang cenderung cepat berkembang hanya di ibukota kabupaten menjadikan pertumbuhan ekonomi daerah pedalaman Kabupaten Sekadau semakin tertinggal.

Downloads

Published

2021-06-29

Issue

Section

JeLast Edisi Juni 2021