STUDI KARAKTERISTIK KOMPRESIBILITAS TANAH GAMBUT DI KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN ALAT UJI ROWE CELL

Authors

  • Daniel Lahabu
  • Ahmad Faisal
  • Vivi Bacthiar

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v8i2.48365

Abstract

Uji pemampatan tanah gambut penting dilakukan guna dapat memperkirakan parameter "“ parameter yang diperlukan untuk memahami perilakunya. Penelitian ini menggunakan alat uji Rowe Cell, dan analisa yang digunakan model rheology Gibson dan Lo yang dikembangkan oleh Edil dan Dhowian untuk mendapatkan karakteristik konsolidasi tanah gambut. Pengujian yang dilakukan dengan dua tahap pembebanan, dengan preloading dan tanpa preloading dan kemudian diberikan beban secara bertahap. Beban   yang diberikan 0,2 kg/cm2 ; 0,4 kg/cm2 ; 0,8 kg/cm2 ; 1,6 kg/cm2 ; 3,2 kg/cm2, pada periode waktu 24 jam. Objek yang diteliti adalah tanah gambut berasal dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dari hasil pengujian tanah gambut di Kota Pontianak merupakan jenis tanah gambut berserat (fibrous peat > 20%) diklasifikasikan dalam jenis low ash peat < 5% ash, dan menunjukkan bahwa mekanisme pemampatan tanah gambut sesuai dengan grafik model Edil dan Dhowian, mempunyai bentuk kurva pemampatan (regangan "“ log waktu) yang terdiri dari tiga komponen yaitu: pemampatan primer, pemampatan sekunder dan pemampatan tersier, Nilai Cα/Cccenderung bertambah besar dengan bertambahnya beban (0,2 kg/cm2 s/d 0,8 kg/cm2) tetapi untuk beban diatas 0,8 kg/cm2 nilai Cα/Cc menurun. Pada tanah gambut Kota Pontianak nilai Cα/Ccmempunyai rentang <0,1 sesuai dengan studi yang dilakukan oleh Mesri dan Godlewski (1977).

Kata kunci: Konsolidasi, Rheology, Rowe Cell, Gambut.

Downloads

Published

2021-06-05

Issue

Section

JeLast Edisi Juni 2021