PENGARUH KADAR AIR SISI KERING DAN SISI BASAH TERHADAP KUAT GESER TANAH DI KABUPATEN SEKADAU

Authors

  • Samuel Harbert Parsaoran Sitorus
  • Abubakar Alwi
  • Vivi Bachtiar

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v8i2.48964

Abstract

Tanah diuji kekuatan geser dengan kadar air sisi kering, wopt dan sisi basah. Menurut USDA tanah diklasifikasikan sebagai tanah liat berpasir. Berdasarkan uji pemadatan, nilai wopt sebesar 13% dengan γdry sebesar 1,73 kg/cm2. Sisi kering didapatkan kadar air sebesar 7,2% dan 4,9%, sisi basah didapatkan kadar air sebesar 18,1% dan 20,3%. Setelah diuji geser langsung,  nilai Ï„ pada wopt sebesar 0,56 kg/cm2. Pada kadar air 7,2% nilai Ï„ sebesar 0,55 kg/cm2 dan pada kadar air 4,9% nilai Ï„ sebesar 0,53 kg/cm2. Pada sisi basah kadar air 18,1% nilai Ï„ sebesar 0,52 kg/cm2 dan pada kadar air 20,3% nilai Ï„ sebesar 0,50 kg/cm2. Sedangkan dengan pengujian UCS, nilai qu pada wopt sebesar 5,5 kg/cm2. Pada sisi kering kadar air 7,2% nilai qu sebesar 3,77 kg/cm2 dan kadar air 4,9% nilai qu sebesar 2,41 kg/cm2. Pada sisi basah kadar air 18,1% nilai qu sebesar 2,84 kg/cm2 dan kadar air 20,3% nilai qu sebesar 1,61 kg/cm2. Nilai kohesi (cu) pada kondisi wopt dengan nilai 2,74 kg/cm2 . Pada sisi kering dengan kadar air 7,2% sebesar 1,88 kg/cm2 dan kadar air 4,9% sebesar 1,20 kg/cm2. Pada sisi basah kadar air 18,3% sebesar 1,42 kg/cm2 dan pada kadar air 20,1% sebesar 0,80 kg/cm2.

 

Kata kunci:                     pemadatan, kadar air sisi kering, kadar air sisi basah, geser langsung, Unconfined Compressive Strength

Downloads

Published

2021-06-30

Issue

Section

JeLast Edisi Juni 2021