ANALISIS STRUKTUR BAJA GEDUNG PERKULIAHAN 7 LANTAI DENGAN KETENTUAN DESAIN KEKUATAN IZIN (DKI)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jelast.v8i3.51387Abstract
Konstruksi baja memiliki keunggulan dari konstruksi lain, misalnya rasio antara kekuatan dengan beratnya yang tinggi sehingga memungkinkan didapat struktur yang lebih ringan. Keunggulan ini cocok dengan karakteristik tanah di Kota Pontianak yang daya dukung tanahnya relatif kecil sehingga memungkinkan didapat dimensi fondasi yang lebih kecil. Dalam perencanaan struktur baja terdapat ketentuan Desain Faktor Beban dan Ketahanan (DFBK) dan Desain Kekuatan Izin (DKI). Dalam projek ini, perencanaan struktur baja menggunakan ketentuan Desain Kekuatan Izin (DKI). Analisa struktur menggunakan program struktur. Peraturan yang digunakan adalah SNI 1729-2020 dan SNI 7860:2020 untuk perencanaan struktur baja, SNI 7972:2020 untuk perencanaan sambungan terprakualifikasi, SNI 1727:2020 untuk perencanaan pembebanan, SNI 1726:2019 untuk perencanaan gempa, SNI 2847:2019 untuk perencanaan struktur beton bertulang. Struktur yang ditinjau termasuk kedalam kategori desain seismik D sehingga dipilih Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus. Sambungan terprakualifikasi yang digunakan adalah Sambungan Penampang Balok Tereduksi (PBR). Fondasi dirancang mengunakan spun pile yang cocok dengan kondisi tanah di Pontianak.
Kata Kunci: struktur baja, desain kekuatan izin, perencanaan gempa