Korelasi Antara Energi Pemadatan Dan Nilai CBR Pada Tanah Lunak Dengan Bahan Campuran Pasir

Authors

  • Alfani Amri
  • R.M. Rustamaji
  • Eka Priadi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v9i3.57421

Abstract

ABSTRAK

Tanah lunak merupakan jenis tanah yang sulit untuk dimanfaatkan dalam pembangunan karena memiliki daya dukung yang rendah dan penurunan (settlement) yang lambat karena ukuran butirnya yang halus. Dalam ilmu statistik hubungan atau korelasi antara dua data dapat dicari menggunakan rumus rumus matematis untuk mengetahui seberapa besar kedua data dapat saling mempengaruhi satu sama lain. Sebagian besar tanah dipermukaan kota Pontianak didominasi oleh tanah lunak sehingga penting untuk mengetahui seberapa besar nilai energi pemadatan dan nilai CBR dapat saling mempengaruhi satu sama lain. Ketika energi pemadatan dari 237 KJ/m3 hingga 3113KJ/m3, densitas kering meningkat dari 1.306 gr/cm3 hingga 1.702 gr/cm3,Woptimum menurun dari 27.28 % menjadi 20.47 % .Dari hasil perhitungan regresi dan korelasi didapat hubungan antara densitas kering dan energi pemadatan untuk gabungan tanah asli dan tanah campuran pasir adalah y = 1.3406x + 0.0001 dengan nilai r2 = 0.9208. Hubungan antara woptimum dan energi pemadatan tanah asli dan tanah campuran pasir adalah y = 25.882x + -0.002 dengan nilai r2 = 0.8154. Hubungan antara energi pemadatan dan CBR tanah campuran pasir adalah y = 4.5623x + 0.005 dengan nilai r2 = 0.6969. Hubungan antara energi pemadatan dan CBR Desain tanah campuran pasir adalah y = 13.845x + 0.0046 dengan nilai r2 = 0.3911. Sehingga dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara nilai energi pemadatan dan CBR.

Kata kunci: CBR, Energi Pemadatan, Korelasi, Regresi, Tanah Lunak

 

ABSTRACT

Soft soil is a type of soil that is difficult to use in development because it has low bearing capacity and slow settlement (settlement) due to its fine grain size. In statistics the relationship or correlation between two data can be searched using a mathematical formula to find out how much the two data can influence each other. Most of the soil on the surface of the city of Pontianak is dominated by soft soil, so it is important to know how much the compaction energy value and the CBR value can influence each other. When the compaction energy is from 237 KJ/m3 to 3113KJ/m3, the dry density increases from 1.306 gr/cm3 to 1.702 gr/cm3, the Optimum decreases from 27.28% to 20.47%. From the results of the regression calculations and the correlation obtained between the density Dryness and compaction energy for the combined original soil and sand mixed soil is y = 1.3406x + 0.0001 with a value of r2 = 0.9208. the relationship between woptimum and compaction energy of the original soil and sand mixed soil is y = 25,882x + -0,002 with a value of r2 = 0,8154. The relationship between compaction energy and CBR of sand mixed soil is y = 4.5623x + 0.005 with a value of r2 = 0.6969. The relationship between compaction energy and CBR Design of sand mixed soil is y = 13.845x + 0.0046 with a value of r2 = 0.3911. So from the experimental results it can be said that there is a significant effect between the compaction energy value and the CBR.

Keywords: CBR, Compaction Energy, Correlation, Regression, Soft Soil

Downloads

Published

2022-10-25

Issue

Section

JeLAST Agustus 2022