PERENCANAAN BUNDARAN PADA PERSIMPANGAN JALAN TANJUNG RAYA II "“ JALAN MAJOR ALIANYANG "“ JALAN RAYA DESA KAPUR

Authors

  • David Nur Islamic tanjungpura university
  • sumiyattinah sumiyattinah
  • S Nurlaily Kadarini

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v9i3.57701

Abstract

Persimpangan Jalan Tanjung Raya II"“Jalan Major Alianyang"“Jalan Raya Desa Kapur. Pengaturan persimpangan dengan lampu lalu lintas masih bisa terjadi konflik tegak lurus dan menyebabkan antrian yang panjang dan kehilangan waktu yang disebabkan besarnya arus pergerakan. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui kinerja lalu lintas eksisting   dan 5 tahun kedepan pada persimpangan, serta mengendalikan arus lalu lintas dengan mengubah jenis persimpangan menjadi bundaran. Dengan perubahan tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada persimpangan. Data arus lalu lintas didapatkan dari hasil survey arus lalu lintas yang dilakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan Senin. Pengambilan data dilakukan menggunakan CCTV (Closed Circuit Television) yang dipasang dilokasi persimpangan. Dasar-dasar perhitungannya yaitu menggunakan metode Bagian Jalinan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Pergerakan lalu lintas persimpangan dikendalikan dengan merubah bentuk persimpangan menjadi bundaran dengan memperhatikan panjang jalinan sehingga konflik tegak lurus dan antrian yang panjang dapat dihilangkan, sehingga yang terjadi adalah weaving atau menjalin. Dengan adanya bundaran, kinerja persimpangan yang awalnya memliki derajat kejenuhan diatas standar Manual Kapasitas Jalan Indonesia dapat berkurang, dengan masing"“masing   derajat kejenuhan jalinan sebesar : Jalinan 1 sebesar 0,509 ,jalinan 2 sebesar 0,547, jalinan 3 sebesar 0,651, jalinan 4 sebesar 0,453.

Downloads

Published

2022-08-29

Issue

Section

JeLAST Agustus 2022