ANALISIS LAJU SEDIMENTASI DI SUNGAI SILAT KECAMATAN SILAT HILIR

Authors

  • oneciencius febryoga
  • Kartini Kartini
  • Henny Herawati

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v9i4.58377

Abstract

Sedimentasi merupakan salah satu penyebab berkurangnya kapasitas tampung sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan laju sedimentasi. Karakteristik sedimen pada Nanga Silat memiliki gradasi butiran    berkisar antara 0,017 mm sampai 0,066 mm, rata-rata berat jenis sebesar 2,48 gr/cm ³, sedangkan kecepatan jatuh berkisar antara 0,0002 m/detik sampai 0,0037 m/detik. Nanga Nuar memiliki gradasi butiran    berkisar 0,084 mm sampai 0,105 mm, rata-rata berat jenis sebesar 2,60 gr/cm ³, sedangkan kecepatan jatuh berkisar antara 0,0060 m/detik sampai 0,0102 m/detik. Nanga Dangkan memiliki gradasi butiran    berkisar antara 0,105 mm sampai 0,163 mm, rata-rata berat jenis sebesar 2,61 gr/cm ³ sedangkan kecepatan jatuh berkisar antara 0,0099 m/detik sampai 0,0226 m/detik. Analisis laju sedimentasi menggunakan metode, L. C. Van Rijn, Meyer Peter Muller, Einstein dan DuBoys. Dari keempat metode yang digunakan, metode Duboys yang memenuhi persyaratan gradasi, dimana untuk Nanga Silat laju angkutan sedimen terbesar di titik 2 sebesar 51,97 ton/hari dan terkecil di titik 5 sebesar 10,199 ton/hari, untuk Nanga Nuar laju angkutan sedimen terbesar di titik 2 sebesar 137,81 ton/hari dan terkecil terjadi di titik 5 sebesar 29,30 ton/hari, Nanga Dangkan laju angkutan sedimen terbesar   di titik 3 sebesar 843,35 ton/hari dan terkecil terjadi di titik 5 sebesar 440,82 ton/hari.

Kata Kunci: Karakteristik sedimen, Laju angkutan Sedimentasi, Nanga Silat

Downloads

Published

2022-12-27

Issue

Section

JeLAST Desember 2022