ANALISIS LAJU PERUBAHAN GARIS PANTAI DI PESISIR MUARA SUNGAI KAPUAS DENGAN CITRA PENGINDRAAN JAUH MENGGUNAKAN APLIKASI ARCGIS 10.8

Authors

  • Aditya Ando Yosafat Tanjungpura University
  • Jasisca Meirany
  • Asep Supriyadi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v10i4.73815

Abstract

Kawasan pesisir di Muara Sungai Kapuas merupakan wilayah yang memiliki ekosistem tersendiri dan garis pantai yang saling berhubungan. Ia cenderung dinamis dan posisinya bisa berubah. Bagian pesisir Muara Sungai Kapuas mengalami erosi dan akumulasi sedimen yang cukup besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan garis pantai muara Sungai Kapuas antara tahun 1990 dan 2020. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, termasuk penggambaran citra satelit, serta pendekatan pemetaan dan komputasi menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Metodologi pengolahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan metode overlay gambar di Google Earth untuk tahun 1990, 2000, 2013, 2015, dan 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan garis pantai berkisar antara 5,78 m hingga 766 m, dengan rata-rata laju tahunan. perubahan 25,53 m. Luas total akresi dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2020 adalah 4.160.478,69 dengan rata-rata tahunan 61.183,69  dan luas abrasi total 963.106,27  dengan rata-rata tahunan sebesar 14.817,02 .

Downloads

Published

2023-12-13

Issue

Section

JeLAST Desember 2023