KAJIAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI SALURAN PRIMER DAERAH IRIGASI BEGASING KECAMATAN SUKADANA
DOI:
https://doi.org/10.26418/jelast.v2i2.8189Abstract
Sukadana merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kayong Utara yang dikenal sebagai daerah lumbung untuk budidaya tanaman pangan (padi) yang dilengkapi infrastruktur irigasi Begasing dengan luas areal pertanian sebesar 380 Ha. Daerah IrigasiBegasing merupakan daerah irigasi semi teknis dengan sumber air yang berasal dari mata air lubuk baji. Debit air untuk mengairi sawah berkurang akibat adanya illegal logging serta penggunaan air bersih untuk kebutuhan penduduk sekitar. Penurunan fungsi sarana dan prasarana juga terjadi di jaringan irigasi ini mengingat umur bangunan yang sudah termakan usia. Penelitian ini bertujuan agar diketahuinyaketersediaan air dan kebutuhan air irigasi sehingga dapat diketahui imbangan air, serta tingkat efektifitas dan efisiensi saluran primer daerah irigasi Begasing.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui instansi-instansi terkait berupa data topografi, data curah hujan bulanan, data hari hujan bulanan, data klimatologi (suhu udara, penyinaran matahari, kelembaban udara, dan kecepatan angin). Sedangkan data primer didapat dari pengambilan data dilapangan berupa dimensi penampang saluran serta kecepatan aliran di hulu bendung dan di saluran. Analisa yang dilakukan adalah analisa evapotranspirasi dengan metode Penmann Modifikasi FAO, analisa ketersediaan air dengan metode Mock, analisa kebutuhan air irigasi, analisa imbangan air, serta analisa efektifitas dan efisiensi saluran primer Begasing.Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, didapat debit andalan maksimum sebesar 363,64 lt/detik pada bulan Desember, debit andalan minimum sebesar 28,84 lt/detik pada bulan Agustus. Kebutuhan air irigasi di bangunan pengambilan dengan pola tanam padi-padi adalah sebesar 837,56lt/detik sehingga imbangan air Daerah Irigasi Begasing adalah defisit yaitu memiliki ketersediaan air yang lebih sedikit dari kebutuhan air irigasi. Luas areal minimum yang terairi melalui sistem irigasi adalah 129,58 ha atau hanya 34% dari total sawah. Efektifitas semua saluran mendekati 1 artinya besarnya debit rencana mendekati debit kapasitas.Ditinjau dari segi efisiensi,debitdisaluran jauh lebih kecildari debit yang direncanakan sehingga tingkat efisiensi jauh dari angka 1.
Kata kunci : Daerah Irigasi Begasing, Metoda Mock, Efektifitas dan Efisiensi Saluran