ANALISIS LAJU ANGKUTAN SEDIMEN MELAYANG DI SALURAN PARIT BERKAT MENGGUNAKAN METODE SESAAT

Authors

  • Dinda Ismiyanti
  • Nurhayati Nurhayati
  • Eko Yulianto

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v11i2.81978

Abstract

Erosi dapat menyebabkan sedimentasi di sungai atau saluran drainase, sehingga daya tampung saluran berkurang. Penyebab utama terjadinya erosi di daerah-daerah tropis yang lembab seperti Indonesia adalah air, sedangkan untuk daerah-daerah panas yang kering faktor penyebab utamanya adalah angin. Sedimen adalah tanah atau bagian-bagian yang mengalami erosi pada suatu daerah aliran sungai dan masuk ke dalam suatu badan air. Sedimentasi ditandai dengan pengendapan sedimen hasil erosi yang terbawa oleh aliran air pada suatu tempat yang kecepatan alirannya melambat. Sedimen melayang adalah sedimen yang melayang-layang di dalam air, karena turbulensi aliran, jumlah sedimen yang melayang sangat erat hubungannya dengan konsentrasi sedimen di dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya sedimen melayang yang terjadi pada saluran drainase dengan menggunakan pendekatan metode sesaat. Hasil penelitian menunjukkan angkutan sedimen melayang terbesar saat pasang terjadi di Parit Deraman sebesar 0,0167 kg/s dan terbesar pada saat surut terjadi di muara Parit Berkat sebesar 0,0216 kg/s.

Kata Kunci : angkutan sedimen melayang, metode sesaat, Parit Berkat

Downloads

Published

2024-06-06

Issue

Section

JeLAST Edisi Juni 2024