PEMETAAN JALUR WISATA BUDAYA RUMAH ADAT DAYAK BEKATI"™ MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Studi Kasus: Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang

Authors

  • Ricky Pratama
  • Erni Yuniarti
  • Erni Yuniarti
  • Nana Novita Pratiwi
  • Nana Novita Pratiwi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v11i3.82831

Abstract

Desa Pisak merupakan salah satu desa di Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang yang memiliki potensi alam dan budaya. Potensi wisata budaya ini terdapat pada Rumah Adat Dayak yang terletak di Kampung Segiring dan Kampung Segonde. Rumah Adat Dayak Bekati"™ menawarkan potensi wisata budaya yang terjaga, sehingga menarik perhatian pengunjung yang datang. Potensi yang begitu besar tersebut tidak menutup adanya permasalahan yang dihadapi seperti aksesibilitas untuk menuju objek wisata tersebut, pada sarana dan prasarana yang belum cukup lengkap. Informasi yang kurang terakait titik rumah adat dayak bekati dan komponen wisata budaya yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan jalur wisata Rumah Adat Dayak Bekati di Desa Pisak menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). pendekatan penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang terdiri dari 4 aspek variabel, yaitu jarak tempuh, waktu tempuh, kondisi fisik jalan, dan titik objek. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa aksesibilitas menuju lokasi Rumah Adat mudah untuk diakses pengunjung karena sebagian besar jalur yang dilalui adalah jalan dengan perkerasan aspal. Dari segi sarana dan prasarana masih kurang dan dalam kondisi buruk.

Downloads

Published

2024-08-28

Issue

Section

JeLAST Edisi Agustus 2024