KARAKTERISTIK KEKUATAN CAMPURAN BERASPAL AKIBAT AIR LAUT

Authors

  • Arief Maulana
  • Komala Erwan
  • Eti Sulandari

DOI:

https://doi.org/10.26418/jelast.v3i2.8492

Abstract

Air     merupakan    musuh    utama    perkerasan    dengan    bahan    aspal    sebagai penyusunnya.   Di kabupaten mempawah tepatnya didekat pantai Ancol, dimana sebagian ruas    jalan    terkadang    sering    terjadi    genangan    air.     Penelitian    ini    bertujuan    untuk menganalisa  pengaruh air laut terhadap sifat marshall dan durabilitas   dari Hrs-Wc serta mengetahui  pengaruh   variasi waktu rendaman  air laut terhadap   karakteristik  campuran beraspal. Perendaman  benda uji dengan suhu ruang dan variasi waktu rencana adalah 6 jam, 12 jam, 24 jam, 48 jam, dan 96 jam. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan benda uji hanya mampu bertahan selama perendaman 6 jam sampai 48 jam, hasil stabilitasnya berada diatas angka 800 kg namun setelah perendaman selama 96 jam hasil stabilitas    menurun    791  Kg.  Nilai  flow  terus     mengalami    kenaikan,    untuk    nilai  MQ dipengaruhi  nilai stabilitas dan flow. Nilai VIM pada perendaman  normal adalah 4,94 % (air hujan) namun   setelah  dilakukan  perendaman  dengan air laut selama   6 jam dan 96 jam hasilnya adalah 6,3% dan 6,5% sedangkan untuk nilai VFB semakin menurun, perendaman  air normal  adalah  83,1 % (air hujan)  namun   setelah  direndam  dengan  air laut selama 6 jam dan 96 jam hasilnya adalah sebesar 77,8% dan 76,7%.

 

Kata Kunci : Air Laut, Marshall Test, Durabilitas.

Downloads

Published

2014-12-05