PEMBUATAN GARAM SEBAGAI PENUNJANG EKONOMI PETANI GARAM DI DESA KEDUNGMUTIH KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK

Authors

  • Rindang Viqriani

DOI:

https://doi.org/10.26418/skjpi.v4i1.72916

Abstract

ABSTRAKDesa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak letak wilayahnya berdekatan dengan laut sehingga masyarakat memanfaatkan air laut untuk pengembangan lahan tambak garam. Perekonomian warga banyak ditopang oleh industri garam. Selain sebagai kegiatan ekonomi yang penting, produksi garam juga penting bagi cara hidup dan budaya masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana produksi garam membantu finansial petani garam di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dalam artikel ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pembuatan garam di Desa Kedungmutih memiliki peran yang dignifikan sebagai penunjang ekonomi petani garam di wilayah tersbut, diantaranya mendorong pendapatan petani, pencipataan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Kata kunci: Pembuatan Garam, Penunjang Ekonomi, Desa Kedungmutih  

References

DAFTAR PUSTAKA

Budiharsono. (2001). Teknik Analisis Prembangunan Wilayah Pesisi. Pradya Paramita.

Febrizki, L. (2022). Resilensi Petani Garam Rakyat dalam Mempertahankan Usaha Ekonomi Di Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Jurnal Solidarity.

Nurfaiza, S. (2021). Evaluasi Kesesuain Lahan Tambak Garam Menggunakan Indeks Kesesuaim Lahan (IKLG) Di Desa Tluwuk Pati. Journal Of Fisheries and Marine Research.

Puspita, dkk. (2017). Kajian Etnosains Madura Dalam Produksi Garam Sebagai Media Pembelajran IPA Terpadu. Jurnal Rekayasa.

Ragil, dkk. (2013). Analisis Usaha Tambak Garam Di Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Jurnal Perikanan.

Rohimyati, dkk. (2017). Perilaku Informasi Nelayan Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan.

Sadono. (2017). Desentralisasi dan Pengelolaan Wilayah Pesisisr di indonesia Studi Pada Desa Kohod Kecamtan Pakuhaji Kabupaten Tangerang. Kawistara, 2(3).

Sofian, dkk. (2021). Dinamika Kehidupan Ekonomi Petani Garam Di Desa Dresi Kulon. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora.

Sudiartawan. (2017). Studi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir di Indonesia di Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida. Jurusan Pendidikan Geografi.

Susanto. (2014). IBM Kelompok Usaha Petani Garam di Kabupaten Jepara : Pengembangan Proses Produksi Garam Untuk Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Produk. Majalah Info Edisi.

Sutrisno. (2014). Implementasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Secara Terpadu Untuk Kesejahteraan Nelayan. Jurnal Dinamika Hukum.

Tikkyrino, dkk. (2012). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Petani Tambak Garam di Kabupaten Sampang dan Sumenep. Jurnal Masyarakat & Budaya.

Yanti, G. (2020). Peran Kelompok Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Dalam Pengelolaan Objek Wisata Ekowisata Reduksi. Journal Of Education, Society and Culture.

Yosephina Batafor. (2020). Identifikasi Permasalahan Produksi Garam Lokal Di Kabupaten Flores Timur. Jurnal Akuantika Indonesia.

Downloads

Published

2024-06-19

Issue

Section

Articles