DAMPAK FARTLEK DAN INTERVAL TRAINING TERHADAP DAYA TAHAN
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpjk.v1i1.44502Abstract
Tujuan penelitian secara umum untuk mengetahui pengaruh fartlek dan interval training terhadap peningkatan daya tahan serta mengetahui kelompok manakah yang memiliki ratarata peningkatan daya tahan lebih tinggi di antara kelompok yang diberi perlakuan. Penelitian ini menggunakan bentuk pre-expermental design yaitu two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh di Komunitas parkaur and freerun Pontianak berjumlah 20 orang. Berdasarkan tujuan penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Ada pengaruh latihan Fartlek terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour And Freerun Pontianak, (Ï = 0,012). Ada pengaruh latihan Interval Training terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour And Freerun Pontianak, (Ï = 0.017) dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara latihan Fartlek dan Interval Training terhadap peningkatan daya tahan di Komunitas Parkour and Freerun Pontianak, ( Ï = 0.712) Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengembangan latihan fartlek maupun interval training dapat digunakan sebagai salah satu program latihan yang efektif dan efisien untuk meningkatkan daya tahan. Dengan catatan latihan harus terprogram secara sistemstis, teratur, dan disiplin.References
Alfian. (2016).“Efektivitas Peningkatan Vo2max Dengan Metode Kontinyu Dan Fartlek Pada Atlet Sekolah Sepakbola Matra Utamaâ€, (Jurnal Skripsi) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta
Harsono. (2001). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta CV. Kurnia
Ilmiyanto. (2017). Berjudul “Perbedaan Pengaruh antara Metode Latihan Fartlek dan Metode Latihan Continuous Tempo Running Terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler Peserta Latihan Lari Jarak Jauh di Klub JO. Runner Kota Malang†. Terdapat dalam http://journal2.um.ac.id/index.php/jko
Kaswari. (2008). Asas Dan Falsafah Penjas. Departemen Pendidikan Nsional Universitas Tanjungpur Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Program S1 PENJASKES. Pontianak
Lutan, dkk. (2002). Pendidikan Kebugaran Jasmani: Orientasi Pembinaan Di Sepanjang Hayat . Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen OR. Jakarta.
Noveriyanto. (2012). Pengaruh Interval Training Terhadap VO2 Max Pada Mahasiswa Semester I Program Studi Penjaskesrek. Skripsi tidak diterbitkan. Gorontalo: Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan dan Keolahragaan Universitas Negeri Gorontalo.
Siswanto. (2014). Pelatihan Fisik Seimbang Meningkatkan Aktivitas Stem Cell Endogen Untuk Anti Penuaan. Jurnal Olahraga dan Fitnes
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.
Widiastuti. (2015). Tes Dan Pengukuran Olahraga. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada. Cetakan ke-1
Giri. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta : Graha Ilmu
Sukadiyanto & Muluk, Dangsina. (2011). Melatih Fisik. Bandung : Lubuk Agung.