Meningkatkan Physical Literacy Melalui Permainan Tradisional Pada Peserta Didik Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpjk.v3i2.60231Abstract
Penelitian ini untuk meningkatkan keberhasilan peserta didik dalam melakukan aktivitas fisik atau disebut physical literacy dengan pembelajaran permainan tradisional pada peserta didik SDN 38 Sungai Ambawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan rancangan penelitian ini menggunakan one group pre test-post test design. Subyek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 38 Sungai Ambawang, dengan jumlah 10 peserta didik. Pengambilan data menggunakan Angket Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh permainan tradisional terhadap literasi fisik yang ditunjukkan dengan hasil uji-t yaitu sig untuk literasi fisik 0,001 < 0,05, kemudian diperoleh hasil kelompok posttest Rata-rata kelompok pretest literasi fisik yaitu 58,8 sedangkan rata-rata kelompok posttest literasi jasmani yaitu 62,6 dengan jarak sebesar 9,
References
Ahmad, N. Y., Verawati, I., & Medan, U. N. (2012). Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap keterampilan gerak lompat pada siswa tkq baiturrahman medan.
Arikunto, S. (2010). Metode peneltian. Jakarta: Rineka Cipta, 173.
Butler, J. (2010). Butler, J., Griffin, L. (2010). More teaching games for understanding: Moving globally, (pp. 1-248). Champaign, IL: Human Kinetics.
Corbin, C. B. (2016). Implications of physical literacy for research and practice: A commentary. Research Quarterly for Exercise and Sport, 87(1), 14–27.
Dhimas, A., Ahmad, A., & Hidasari, F. P. (2021). Pengaruh Variasi Latihan Terhadap Akurasi Shooting Sepak Bola. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 10(1), 1–9. https://doi.org/10.26418/jppk.v10i1.44398
Domville, M., Watson, P. M., Richardson, D., & Graves, L. E. F. (2019). Children’s perceptions of factors that influence PE enjoyment: A qualitative investigation. Physical Education and Sport Pedagogy, 24(3), 207–219.
Gelisli, Y., & Yazici, E. (2015). A Study into Traditional Child Games Played in Konya Region in Terms of Development Fields of Children. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 197, 1859–1865. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.07.247
Gustian, U. (2020). Permainan tradisional: suatu pendekatan dalam mengembangkan physical literacy siswa sekolah dasar. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6(1), 199–215. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v6i1.14252
Higgs, C., Balyi, I., Way, R., Cardinal, C., Norris, S., & Bluechardt, M. (2008). Developing physical literacy: A guide for parents of children ages 0 to 12. Vancouver, BC: Canadian Sports Centres.
Husaini, U., & Akbar, P. S. (2009). Metodologi penelitian sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Kirom, S. (2017). Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Pada Siswa Melalui Pembelajaran Sastra Dengan Model Permainan Gobak Sodor. Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 2(2), 225–234. https://doi.org/10.21154/ibriez.v2i2.39
Marzoan, M., & Hamidi, H. (2017). Permainan tradisional sebagai kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan kompetensi sosial siswa. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 2(1), 62–82.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian [Research Methods]. Bogor: Ghalia Indonesia.
Puspitaningtyas, Z., & Kurniawan, A. W. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pandiva Buku.
Rasnita, R. M., Triansyah, A., & Hidasari, F. P. (2021). Pengaruh permainan tradisional terhadap physical literacy siswa menengah pertama. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(12), 1–8.
Razali, N. M., & Wah, Y. B. (2011). Power comparisons of shapiro-wilk, kolmogorov-smirnov, lilliefors and anderson-darling tests. Journal of Statistical Modeling and Analytics, 2(1), 21–33.
Rosdiani, D. (2012). Model pembelajaran langsung dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Bandung: Alfabeta.
Sudaryono, D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Edisi Kedua, 216.
Sugiono, P. D. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif.pdf. In Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (p. 12).
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Sugiyono, D. (2018). Metode penelitian kuatintatif, kualitatif dan R & D/Sugiyono. Bandung: Alfabeta, 15(2010).
Sugiyono, P. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta, 28, 1–12.
Sugiyono, P. (2016). Dr.(2016). metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Cv.
Sujarweni, V. W. (2017). Analisis Laporan Keuangan: teori, aplikasi, dan hasil penelitian/V. Wiratna Sujarweni.
Syamsuryadin, S., & Wahyuniati, C. F. S. (2017). Tingkat Pengetahuan Pelatih Bola Voli Tentang Program Latihan Mental Di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi), 13 (1), 53–59.
Tremblay, M., & Lloyd, M. (2010). Physical literacy measurement: The missing piece. Physical and Health Education Journal, 76(1), 26–30.
Wardana, C. R., Setiabudi, M. A., & Candra, A. T. (2018). Pengaruh Latihan Small-Sided Games Terhadap Keterampilan Passing, Controlling dan Shooting Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMK Negeri 1 Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olahraga), 3(2), 194–201. https://doi.org/10.36526/kejaora.v3i2.212
Whitehead, M. (2013a). Definition of physical literacy and clarification of related issues. Icsspe Bulletin, 65(1.2).
Whitehead, M. (2013b). What is physical literacy and how does it impact on physical education. Debates in Physical Education, 37–52.
Yahman, E. A., & Rakhmawati, N. I. S. (2019). Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor Modifikasi Sebut Kata terhadap Kemampuan Mengenal Kata Anak Usia 5-6 Tahun di Surabaya. Jurnal Mahasiswa, 8(2), 1–9.