Peningkatan Kapasitas Bidan dalam Mempercepat Lactogenesis II melalui Sosialisasi Pijat Laktasi Aladenada
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v9i1.100678Keywords:
Lactogenesis, aladenada, Ibu NifasAbstract
Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas utama pembangunan kesehatan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020–2024 dan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Salah satu fokus utama adalah menurunkan angka stunting dan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Pemerintah Indonesia menargetkan capaian ASI eksklusif sebesar 80% pada tahun 2024 (Perpres No. 72 Tahun 2021). Namun, capaian ASI eksklusif di beberapa wilayah masih rendah, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat yang mengalami penurunan dari 61,6% pada tahun 2020 menjadi 52,1% pada tahun 2021 (Profil Kesehatan Ibu dan Anak, 2022). Tidak optimalnya pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan keterlambatan pengeluaran ASI dapat menjadi faktor risiko terjadinya stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Puskesmas Saigon, Kota Pontianak, dengan sasaran bidan puskesmas dan bidan praktik mandiri (PMB) di wilayah kerja setempat, sebanyak 20 peserta. Metode yang digunakan berupa demonstrasi pijat laktasi Aladenada dengan media edukasi poster. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas bidan, ditunjukkan oleh peningkatan skor pengetahuan dari median 67,0 pada pre-test menjadi 87,0 pada post-test. Selain itu, keterampilan bidan juga meningkat dengan median skor dari 66,0 menjadi 80,0 setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa demonstrasi pijat laktasi Aladenada efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.References
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2022. https://www.bps.go.id/publication/2022/12/23/54f24c0520b257b3def481be/profil-kesehatan-ibu-dan-anak-2022.html
Chomaria. (2012). Melahirkan Tanpa rasa sakit. Kompas Gramedia.
Fitri Damayanti, D., Rosita, D., Fajar Pangestu, J., Kaamilah, N., Kebidanan, J., Kemenkes Pontianak, P., Info, A., Kunci, K., & Laktasi, P. (2024). EFFECTIVINESS OF PROVIDING LACTATION MASSAGE WITH ALADENADA METHOD TO ACCELERATE THE FORMATION OF BREAST MILK TO POSTPARTUM. 10, 56–60.
Kementerian Kesehatan. (n.d.). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.
Nommsen-Rivers, L. A., Chantry, C. J., Peerson, J. M., Cohen, R. J., & Dewey, K. G. (2010). Delayed onset of lactogenesis among first-time mothers is related to maternal obesity and factors associated with ineffective breastfeeding. American Journal of Clinical Nutrition, 92(3), 574–584. https://doi.org/10.3945/ajcn.2010.29192
Rahayu, D., Santoso, B., & Yunitasari, E. (2015). Produksi Asi Ibu dengan Intervensi Acupresure Point for Lactation dan Pijat Oksitosin. Ners, 10(1), 9–19. http://repository.unair.ac.id/62680/
Utami, R. B., & Rohuna, R. (2021). Loving Lactation of Massage Effectiveness to Accelerating Lactation Onset. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 58–66. https://doi.org/10.15294/kemas.v17i1.25321
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).