PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS COASTAL RESOURCES MANAGEMENT (CRS) DALAM MENINGKATKAN TARAF HIDUP MASYARAKAT ADAT PESISIR PANTAI DI DESA MALIKIAN KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v2i2.35323Abstract
Desa Malikian merupakan suatu desa yang terletak di pesisir pantai Kabupaten Mempawah. Desa ini memiliki sumber daya perikanan dan kelautan yang melimpah karena letaknya di pesisir laut. Potensi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Di desa ini memiliki beberapa kelompok pengolah pemasar (POKLAHSAR) hasil perikanan dan kelautan dan kelompok tani, sehingga potensi tersebut dapat dikembangkan dan menjadi wadah dalam peningkatkan keterampilan dan pengolahan hasil alam dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Namun, ditemukan beberapa masalah di desa ini diantaranya masih banyaknya masyarakat yang berobat ke dukun, tingginya angka kejadian diare dan ISPA, masalah air bersih, pergaulan bebas remaja, tingginya angka pernikahan dini yang disebabkan kehamilan yang tidak diinginkan, dan penggunaan narkoba. Masalah lainnya yang ditemukan di desa ini adalah pengolahan hasil laut dan pertanian masih bersifat tradisional. Hal ini menyebabkan produktifitas menjadi terbatas, padahal permintaan pasar terhadap produk sangat tinggi.
Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir pantai melalui peningkatkan sosial kemasyarakat, perekonomian serta kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan yang akan digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi kelompok dengan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis Coastal Resources Management (CRS) pada masyarakat adat pesisir pantai di Desa Malikian Kalimantan Barat.
Hasil dari kegiatan ini adalah telah terlaksananya peningkatan pendidikan keagamaan melalui kegiatan sosialisasi dan pembentukan remaja Masjid Nurul Iman, pembinaan remaja masjid dan tata kelola pendidikan quran. Telah terlaksananya peningkatan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) melalui kegiatan lokakarya mini, promosi kesehatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kesehatan reproduksi remaja, sanitasi lingkungan dan tanaman obat keluarga (TOGA), pembuatan media penyaringan air bersih percontohan, pembuatan media dan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS). Terlaksananya kegiatan kewirausahaan ekonomi pertanian dan perikanan melalui kegiatan musyawarah masyarakat desa (MMD), pembinaan kelompok POKLAHSAR, pelatihan pengolahan, packing produk, dan pemasaran hasil perikanan dan perkebunan dan pembuatan kolam terpal percontohan.
Kata Kunci: Desa Malikian, Coastal Resources Management (CRS), Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir, POKLAHSAR, Germas
References
Freeman et al. 2014. Systematic Review: Hygiene and Health: Systematic Review of Handwashing Practices Worldwide and Update of Health Effects , Tropical Medicines and International Health, Vol. 19 No. 8 (p906-916).
Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta. Kemenkes RI
Pusat Data Dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin). 2014. Pemeringkatan IPM Kabupaten/Kota Di Kalbar. Pontianak: Pusdatin.
Suhartono,E. 2007. Sumber :http/ Www.Bainfokomsumut.go.id Artikel.Diakses Pada Tanggal 20 Agustus 2018.
United Nations Development Programme. 2017. Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Meningkat Tapi Kesenjangan Masih Tetap Ada. Jakarta. http://www.id.undp.org/content/indonesia/id/home/presscenter/pressreleases/2017/03/22/indonesia-s-human-development-index-rises-but-inequality-remains-.html.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).