Pengembangan Koperasi Daur Sampah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Code Di Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v3i1.39158Keywords:
Koperasi, Sampah, KerajinanAbstract
Kampung Code telah berhasil merubah lingkungannya yang semula kumuh menjadi kampung yang bersih dan rapi, sehingga menjadi salah satu kampung wisata di Kota Yogyakarta. Bangunan di Kampung Code dicat dengan warna-warna terang yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Namun meskipun demikian, Kampung Code memiliki masalah, yakni sampah di sungai yang menumpuk. Berdasarkan hasil wawancara mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta dengan salah seorang warga Kampung Code, sampah tersebut berasal dari masyarakat luar Kampung Code, biasanya pedagang kaki lima yang membuang sampah dari atas jembatan Gondolayu. Untuk memecahkan masalah tersebut, koperasi daur sampah merupakan solusinya. Koperasi daur sampah merupakan koperasi yang mengumpulkan sampah untuk didaur ulang. Tujuan dari adanya koperasi ini, masyarakat akan mendapatkan dana untuk pembangunan desa. Berikut adalah beberapa tahapan cara untuk mengajak masyarakat Kampung Code dalam mengembangkan koperasi daur sampah: 1) Sosialisasi, 2) Pelatihan Pembuatan Kerajinan, 3) Pelatihan Pembukuan, 4) Pembentukan Kepengurusan Koperasi, 4) Evaluasi Kinerja Koperasi Daur sampah. Dana tersebut didapat dari sampah yang diolah oleh masyarakat Kampung Code menjadi barang kerajinan yang kemudian dijual melalui koperasi tersebut. Melalui program koperasi daur sampah ini, sampah yang menumpuk di sungai bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar dan tingkat kesejahteraan masyarakat Kampung Code dapat meningkat. Dengan begitu, Kampung Code dapat menarik wisatawan domestik atau mancanegara untuk berkunjung ke Kampung Code.
References
A. L. Slamet Ryadi. 1986, Pengantar Kesehatan Lingkungan. Surabaya: Usaha Nasional
Asteria, D., & Heruman, H. (2016). BANK SAMPAH SEBAGAI ALTERNATIF STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI TASIKMALAYA (Bank Sampah (Waste Banks) as an Alternative of Community-Based Waste Management Strategy in Tasikmalaya). Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(1), 136. https://doi.org/10.22146/jml.18783
Beigl, P., & Salhofer, S. (2004). Comparison of ecological effects and costs of communal waste management systems. Resources, Conservation and Recycling, 41(2), 83–102. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2003.08.007
Brontowiyono, W., Kasam, K., L, R., & A, I. (2013). Strategi Penurunan Pencemaran Limbah Domestik di Sungai Code DIY. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 5(1), 36–47. https://doi.org/10.20885/jstl.vol5.iss1.art5
Harahap, F. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Pemulung Sampah Sungai Citarum Melalui Koperasi Bangkit Bersama Empowering Garbage-Gathering Community in Citarum River through Bangkit Bersama Cooperation. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 180–186.
Puspitawati, Y., & Rahdriawan, M. (2012). Kajian Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dengan Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Larangan Kota Cirebon. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 8(4), 349. https://doi.org/10.14710/pwk.v8i4.6490
Sharholy, M., Ahmad, K., Mahmood, G., & Trivedi, R. C. (2008). Municipal solid waste management in Indian cities - A review. Waste Management, 28(2), 459–467. https://doi.org/10.1016/j.wasman.2007.02.008
Suryani, A. S. (2014). Peran Bank Sampah Dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah (STUDI KASUS BANK SAMPAH MALANG). Aspirasi, 5(1), 71–84.
Tanuwijaya, F. (2016). DI BANK SAMPAH PITOE JAMBANGAN Fransiska Tanuwijaya. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Bank Sampah Pitoe Jambangan Kota Surabaya, 4, 230–244.
Utami, B. D., Indrasti, N. S., & Dharmawan, A. H. (2008). Pengelolaan Sampah Rumahtangga Berbasis Komunitas: Teladan dari Dua Komunitas di Sleman dan Jakarta Selatan. Sodality - Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2(1), 49–68. https://doi.org/10.22500/sodality.v2i1.5893
Yuliastuti, Nyoman, Ayu, I., Yasa, Mahaendra, N. I., & Jember, Made, I. (2013). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BADUNG. E- Ekonomi Bisnis Universitas Udayana, 02, 374–393. Retrieved from http://ojs.unud.ac.id/index.php/EEB/article/view/5380
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).