Strategi Reorientasi Kurikulum Pendidikan Matematika Di Era Revolusi Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v4i2.46113Keywords:
Pendidikan Matematika, Era Revolusi Industri 4.0, Reorientasi KurikulumAbstract
Kegiatan PKM adalah dari kondisi dan potensi industri di Provinsi Kalimantan Barat (BPS, 2018). Industri tersebut antara lain adalah smelter, agrobisnis, pengolahan karet, pengolahan ikan dan tangkapan air lain, pengolahan kelapa sawit, pengolahan kayu, pariwisata, dan manufaktur. Dari segi fisik, penempatan industri-indistri tersebut telah sesuai dengan tata ruang dan wilayah, yakni pengelolaan kepada layak dan kelestarian lingkungan sosial dan alam. Dengan adanya industri sebagaimana dimaksud, rerata pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat adalah 4,95%. Angka pertumbuhan ekonomi tersebut adalah relevan dengan kebutuhan matematika industri, terutama matematika sekolah samapai tingkat SMA/sederajat. Relevansi PKM ini terhadap kondisi dan potensi pembanguanan industri di Kalimantan Barat adalah bahwa: (1) pertumbuhan industri meningkat rerata sebesar 0,5% per tahun, dilihat dari pertumbuhan jenis dan skala industri dan (2) peningkatan jumlah tenaga kerja di bidang industri meningkat rerata 2% per tahun dari seluruh angkatan kerja dari lulusan satuan pendidikan SMP, SMA, dan sederajat serta lulusan perguruan tinggi. Terdapat tiga (3) prioritas utama yakni: (1) pertumbuhan berarti, dengan mengembangkan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi; (2) pertumbuhan berkelanjutan, dengan mempromosikan sumber-sumber yang efisien, lebih hijau (ramah lingkungan), dan ekonomi kompetitif; dan (3) pertumbuhan inklusif, dengan membina kegiatan dan perkerjaan perekomian skala tinggi yang memberikan sumbangan besar pada pertumbuhan ekonomi, sosial dan keterpaduan wilayah.
References
BPS. (2018). Keadaan Angkatan Kerja di Provinsi kalimantan Barat. In Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.
Fernandes, R. (2019). Relevansi Kurikulum 2013 dengan Kebutuhan Peserta Didik di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Socius (Jurnal of Sosiology Research Dan Education, 6(2), 31.
Hakim, A. . (2019). Menjawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0 dengan Menjadi Wirausahawan di Bidang Pendidikan Matematika. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kaluni Januari 2019., 2(2), 121.
Kemeristekdikti. (2018). Pengembangan Iptek dan Pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0. Ristekdikti.
OECD. (2008). Global Science Forum: Report on “Mathematics in Industryâ€. July 2008. In www.math.cmu.edu/CNA/Publications/Publiscations2000/027abs/00-CNA-027.ps.
Safitri, N. (2019). Pendidikan Indonesia Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Tadris Matematika IAIN Tulungagung, 8(2), 54.
Suwardana, H. (2018). Revolusi Industri 4. 0 Berbasis Revolusi Mental. JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik Dan Manajemen Industri. https://doi.org/10.30737/jatiunik.v1i2.117
WTEC. (2009). International Assessment of Research and Development in Simulation Based Engineering and Science. In Panel Report.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).