Edukasi Konsumsi Produk Puding Fermentasi kepada Kelompok Ibu PKK Desa Punggur

Authors

  • Rafika - Sari Pharmacy department Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/jplp2km.v5i1.49290

Keywords:

fermentasi, puding, biakan

Abstract

Puding merupakan bahan pangan yang dipekatkan atau berbentuk konsentrat. Kandungan nutrisi pada puding umumnya terdiri dari lemak, mineral, kalsium, dan zat besi. Mineral dan kalsium memiliki tugas yang sangat penting yaitu menjaga keseimbangan elektrolit, dan cairan tubuh, dan bermanfaat dalam memaksimalkan pembentukan sel dan menjaga kesehatan jantung. Puding fermentasi merupakan salah satu makanan fermentasi yang dapat diolah dengan harapan dapat meningkatkan cita rasa selain itu juga menambah nutrisi dari puding tersebut sehingga nilai gizinya dapat bertambah. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu melakukan optimasi pembuatan puding menggunakan tiga jenis starterdilaboratorium kemudian setelah mendapatkan produk optimal dilakukan kegiatan dengan memberikan edukasi dan melakukan praktek pembuatan puding dengan mengikuti protokol Kesehatan pada kelompok ibu PKK Desa Punggur . Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pengisian kuisoner sebelum diberikan kegiatan workshop dan setelah dilaksanakannya kegiatan workshop. Berdasarkan hasil analisis pengisian kuisoner diperoleh hasil bahwa sebanyak 15 peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 86 % peserta memahami materi yang diberikan serta memahami manfaat dari mengkonsumsi pudding fermentasi, serta sebanyak 100 % peserta dapat mempraktekkan pembuatan pudding fermentasi.

References

Apridamayanti P, Sari R dan Pratiwi L, 2020, Edukasi masyarakat Desa Punggur besar melalui pembuatan minuman yogurt fermentasi, Laporan PKM

Gilliland, SE. Bacterial Starter Cultures for Food. Flotida: CRC Press Inc; 1986.

Kamara SD, dkk. Pembuatan dan Aktivitas Antibakteri Yoghurt Hasil Fermentasi Tiga Bakteri (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus acidophilus). Jurnal Al-kimia. 2016 ; 4(2) : 22- 27.

Narimo, R Sari, dan Apridamayanti, Uji aktivitas antibakteri bakteriosin dari Lactobacillus brevis, Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum terhadap bakteri patogen Gram negative, Jurnal Untan, file:///C:/Users/User/Downloads/35291-75676608455-1-PB.pdf

Novi PS, R sari, Eka KU, 2018, Vol 3 (3), Antibacterial activity test of bacteriocin from Lactobacillus brevis, Lactobacillus casei and Lactobacillus plantarum against Gram positive Pathogenic Bacteria, Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, UGM Press.

Pratiwi, Sylvia., T., 2008, Mikrobiologi Farmasi, Jakarta, Erlangga.

Prissilia N. Optimasi Waktu Produksi Bakteriosin Dari Lactobacillus plantarum Terhadap Bakteri Patogen Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Skripsi Sarjana Farmasi. Fakultas Farmasi, Universitas Tanjungpura Pontianak. Pontianak. 2019.

R sari, Apridamayanti P, Melly O, 2018, Optimasi Aktivitas bakteriosin yang dihasilkan oleh bakteri Lactobacillus plantarum dari minuman Ce Hun Tiau, Pharmaceutical Science and Research, Vol 5, No 1, UI Press.hal 1-6.

R sari, Deslianri L, Apridamayanti P. Skrining aktivitas antibakteri bakteriosin dari minuman cehuntiau. Pharm Sci Res. 2016; 3(2): 90, UI Press

Downloads

Published

2022-04-24

Issue

Section

Articles