Strategi Peningkatan Value Added Ampas Tebu Berbasis Socio Enterpreneurship
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v5i1.51728Keywords:
Masker, Bantal, Karbon Aktif, AromaterapiAbstract
Produk usaha yang dihasilkan dapat berguna untuk mengurangi limbah ampas tebu dengan memanfaatkannya menjadi produk antipolusi berupa filter karbon aktif untuk masker dan bantal pereda stres. Pemanfaatan limbah ampas tebu hasil produksi sari tebu salah satunya dapat dijadikan sebagai karbon aktif yang dijadikan sebagai filter pada masker untuk meningkatkan efektivitas menyaring udara serta dapat juga dimanfaarkan sebagai pengganti dacron berlebih pada isi bantal. Disisi lain, bantal aromaterapi dapat mengurangi tingkat stres pada masyarakat yang sekarang dihadapkan dengan perubahan aktivitas akibat pandemi COVID-19. Filter karbon aktif dari ampas tebu dibuat melalui proses karbonisasi dan pengaktifan dengan activating agent ZnCl2 yang kemudian diselipkan dibagian tengah masker kain. Sedangkan, aromaterapi yang ditambahkan pada bantal pereda stres berasal dari minyak atsiri dan lavender yang dijadikan bentuk padat sehingga mudah diselipkan disisi bantal. Penjahitan produk masker kain dan bantal dilakukan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra UKM yang profesional untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik. Produk usaha ini merupakan hasil inovasi pengolahan limbah ampas tebu menjadi produk antipolusi berupa filter karbon aktif untuk masker dan bantal pereda stres berbasis kebudayaan dengan menggunakan kombinasi kain corak insang sehingga masyarakat Kalimantan Barat khususnya selain melestarikan budaya juga dapat meningkatkan kesejahteraan melalui bisnis ini.References
Atmojo, J. T., Iswahyuni, S., Rejo, R., Setyorini, C., Puspitasary, K., Ernawati, H., Syujak,A. R., Nugroho, P., Putra, N. S., Nurrochim, N., Wahyudi, W., Setyawan, N., Susanti,R. F., Suwarto, S., Haidar, M., Wahyudi, W., Iswahyudi, A., Tofan, M., Bintoro, W.A., … Mubarok, A. S. (2020). PENGGUNAAN MASKER DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19: RASIONALITAS, EFEKTIVITAS, DAN ISU
TERKINI. Avicenna : Journal of Health Research, 3(2), 84–95.
https://doi.org/10.36419/avicenna.v3i2.420
Delis A, & Nurhayani. (2020). Kajian Prospek Penanaman Komoditas Tebu Rakyat Di
Kabupaten Kerinci. Jurnal Sains Sosio Huaniora, 4(1), 152–162.
Hidayati A. S. D. S. N, Kurniawan S, Restu W. N, & Ismuyanto B. (2016). Potensi Ampas
Tebu Sebagai Alternatif Bahan Baku Pembuatan Karbon Aktif. Jurnal Natural, 3(4),
–317.
Rizal N.Y. (2021). Pandemi Covid-19 Mengakibatkan Melemahnya Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah di Wilayah Kejeran, Kota Surabaya. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(8), 1553–
Rufford, T. E., Hulicova-Jurcakova, D., Khosla, K., Zhu, Z., & Lu, G. Q. (2010).
Microstructure and electrochemical double-layer capacitance of carbon electrodes
prepared by zinc chloride activation of sugar cane bagasse. Journal of Power Sources,
(3), 912–918. https://doi.org/10.1016/j.jpowsour.2009.08.048
Setiati, R., Wahyuningrum, D., Siregar, S., & Marhaendrajana, T. (2016). OPTIMASI
PEMISAHAN LIGNIN AMPAS TEBU DENGAN MENGGUNAKAN NATRIUM
HIDROKSIDA. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 257–264.
Suryani E. (2021). ANALISIS DAMPAK COVID-19 TERHADAP UMKM (STUDI
KASUS : HOME INDUSTRI KLEPON DI KOTA BARU DRIYOREJO). Jurnal
Inovasi Penelitian, 1(8), 1591–1596.
Tripathi, N. K., Singh, V. v., Sathe, M., Thakare, V. B., & Singh, B. (2018). Activated
carbon fabric: An adsorbent material for chemical protective clothing. Defence Science
Journal, 68(1), 83–90. https://doi.org/10.14429/dsj.68.11734
Wahyudi R, Ivanto M, & Juliandari M. (2021). Potensi Nilai Kalor Biomassa Dari Ampas
Tebu (Bagasse) yang Bersumber Dari Penjual Minuman Sari Tebu Di Kota Pontianak. Jurnal
Serambi Engineering, 6(1), 1639–164.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).