Sistem Informasi Geografis Kondisi Eksisting dan Rencana Penataan Persebaran Sekolah Kabupaten Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v5i2.55739Keywords:
Data buta aksara, data spasial, data atribut, SIG.Abstract
Dalam rangka membantu untuk merencanakan pengeleloaan di bidang pendidikan khususnya penataan persebaran sekolah, dipandang perlu memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG). Untuk membangun SIG diperlukan data utama yaitu data spasial (peta) dan data atribut (statistik). Kedua jenis data harus tersedia secara bersama-sama untuk memberikan informasi yang akurat. Masalah yang muncul bagaimana mentransformasikan kondisi real ke domain SIG, bagaimana manajemen datanya, dan bagaimana membangun aplikasi SIG yang bermanfaat sebagai salah satu unsur penunjang dalam pengambilan keputusan. Pemetaan tersebut dibuat dalam bentuk SIG untuk memperoleh informasi mengenai persebaran data sekolah dengan cepat, akurat, dan dapat diakses oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja tanpa mengenal jarak dan waktu. Sasaran kegiatan ini adalah membangun suatu sistem bank data terutama data pendidikan yang terkonsentrasi dalam satu sistem yang terintegrasi dengan semua format data lainnya, sehingga data spasial dapat di setting untuk terkorelasi dengan data grafis, data tekstual, data tabel, data foto dan data semua prasarana dan sarana pendidikan tersebut dikaitkan dengan kebutuhan akan prasarana dan sarana lainnya. Hasil yang diharapkan melalui kegiatan ini adalah berbentuk laporan pemetaan persebaran sekolah disertai dengan rekomendasi tentang jumlah dan penentuan sebaran lokasi pembangunan dan atau renovasi sekolah maupun ruang dalam rangka menunjang program pemerataan dan perluasan akses pendidikan dasar dan menengah bagi penduduk Kabupaten Mempawah.
References
Charter, & Denny. (2004). Desain dan Aplikasi GIS. Jakarta: PT. Flex Media Komputindo.
Imansyah, F. (2019). Pemetaan Sebaran Data Buta Aksara dengan Sistem Informasi Geografis dan Database Engine. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika.
D., N. (2007). Pendidikan di Tengah Gelombang Perubahan Keputusan. Jakarta: LP3ES.
Atlanta, N. A. (2002). Life Skill Education and Support. Diambil kembali dari http://www.nasatlanta.navy.Mil/life.html
PH, S. (1997). Perlunya Kebijakan Sumber Daya Manusia yang Utuh. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruab.
Darmawan, & Mulyanto. (2006). Pedoman Dasar Pembuatan Geospasial. Geospasial.com.
Kusrini. (2007). Konsep dan Aplikasi Sistem Keputusan. Yogyakarta: Andi Offset.
IW, N. (2005). Belajar Sendiri Menganalisis Data Spasial dengan Software GIS 3.3 untuk Pemula. Jakarta: PT. Alex Media Computindo.
Prahasta, & Eddy. (2002). Konsep - konsep Dasar Informasi Geografis. Bandung: Informatika.
Rahmat, & Abdul. (2008). Spatial Data Modelling for 3D GIS. Berlin: Springer.
Yousman, & Yeyep. (2004). Sistem Informasi Geografis dengan ArcView 3.3. Yogyakarta: Professional.
Aidil, A. (2017). Sistem Informasi Geografis. Mataram: Penerbit Andi.
Perrina, M. G. (2021). Literature Review Sistem Informasi Geografis (SIG). Journal of Information Technology and Computer Science (JOINTECOMS).
Askarim, Hanan, & Jumadi. (2022). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Fasilitas Kesehatan Di Kabupaten Sragen Berbasis Web. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Delanda, P. D., Sermal, S., & Usdarisman, U. (2021). MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN MUTU PENDIDIK. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang, 15-24.
Yasin, I. (2022). Guru Profesional, Mutu Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran. Ainara Journal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).