Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Bagi Ibu-Ibu PKK di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v8i1.66091Keywords:
Kata Kunci, Desa Sungai Kakap, Pelatihan, VCO, Jurnal PengabdiAbstract
Abstrak: Desa Sungai Kakap merupakan desa yang terletak di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kelapa merupakan satu di antara potensi hasil perkebunan di Desa Sungai Kakap yang belum banyak dimanfaatkan. Hasil panen kelapa yang ditanam hampir di sekitaran rumah warga saat ini masih sebatas dijual dalam bentuk butiran kelapa muda dan hanya dikonsumsi pribadi. Upaya peningkatan nilai jual kelapa dapat dilakukan dengan mengolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan bertujuan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Metode yang digunakan pada pelatihan meliputi penyampaian teori dan praktek pembuatan VCO. Peserta pelatihan adalah ibu-ibu PKK di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan dengan metode kuisioner yang diberikan pada akhir pelatihan.
Kata Kunci: Desa Sungai Kakap, Pelatihan, VCO
References
Ali. A. & Dwyana. Z. (2005). Bakteri Asam Laktat Potensi dan Peranan dalam Produk Pangan dan Kesehatan. Universitas Hasanuddin Makassar. Makassar
Arisanti. D. & Angelia. I.O. (2020). Quality Improvement of Virgin Coconut Oil (VCO) by Fermented Dry Culture of Lactic Acid Bacteria (BAL) to Yield and Water Content. Jurnal Pertanian. 11(1), 21-24
Emilia. I. Putri. YP. Novianti. D. & Niarti. M. (2021). Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Cara Fermentasi di Desa Gunung Megang Kecamatan Gunung Megang Muara Enim. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 18(1), 88-92.
Ibrahim. P.S. Azis. R. & Akolo. I.R. (2019). Pelatihan Pembuatan VCO Untuk Meningkatkan Penghasilan Masyarakat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat). 3(2), 197-200.
Karta. I.W. Burhannudin. & Jirna. I.N. (2021). Diversifikasi Produk dan Pemanfaatan Virgin Coconut Oil dalam Bidang Kesehatan pada Kelompok Wanita Tani Yayasan Taksu Tridatu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 27 (2), 136-141.
Khasbullah. F. Priyadi. P. Mangiring. R. & Kurniawati. N. (2021). Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil dengan Metode Fermentasi Alami Termodifikasi untuk Peningkatan Pendapatan Kelompok Wanita Tani Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. 1(2), 62-69.
Kurang. R.Y. (2021). Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan Pemanfaatan Sisa Olahannya sebagai Tepung Pembuat Kue. Jurnal Abdimas (Journal of Community Service): Sasambo. 3 (1), 10-16
Kusuma. R. (2013). Profil Lama Diare pada Anak dengan Pemberian Minyak Kelapa Murni. Jurnal Kedokteran Brawijaya. 21(3), 145–149.
Marlina. M. Wijayanti. D. Yudiastari. IP. & Safitri. L. (2018). Pembuatan Virgin Coconut Oil dari Kelapa Hibrida menggunakan metode Penggaraman dengan NaCl dan Garam Dapur. Jurnal Chemurgy. 1(2), 7-12
Muharun & Apriyantono. M. (2014). Pengolahan Minyak Kelapa Kelapa Murni (VCO) dengan Metode Fermentasi Menggunakan Ragi Tape Merk Nkl. Jurnal Teknologi Pertanian. 3 (2), 9-14
Naiola. E. Soeka. Y.S.J. & Sulistyo. 2008. Analisis Biokimia Minyak Kelapa Hasil Ekstraksi Secara Fermentasi. Biodiversitas. 9(2): 91-95.
Rahman. S. Palenewen. VVJ. dan Elly. FH. (2016). Analisis Kelayakan Agroindustri Virgin Coconut Oil (Studi Kasus Kelompok Tani Anugrah Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga Kota Bitung). Agri Sosio Ekonomi Unsrat. 12(3A).
Rahmawati. E. (2018) Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) dengan Proses Fermentasi dan Enzimatis. Journal of Food and Culinary. 1(1), 1-6
Retno. R.S. Pujiati. dan Utami. S. (2016). Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Secara Fermentasi di Desa Belotan, Bendo, Magetan. Jurnal Terapan Abdimas. 1(1): 35-37.
Rindengan. B. & Novarianto. H. (2004). Minyak Kelapa Murni dalam Pembuatan dan Pemanfaatan, Ed Ke-1. Penebar Swadaya. Jakarta
Rosenthal. P.D.L. & K. Niranjan. (1996). Aqueous and Enzymatic Processes for Edible Oil Extraction. Enzyme Microbial Technology. 19, 402-420.
Sabariyah. S. Spetriani. S. & Fathurahmi. S. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil bagi Anggota Kowunat Palu. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi. 2(1), 30-36.
Sarkono, S.A.R.K. & Julisaniah. N.I. (2010). Uji Keberadaan dan Viabilitas Sel Lactobacillus bulgaricus pada Pembuatan VCO Fermentasi yang Berfungsi Probiotik. Jurnal Pijar Mipa. 5(1).
Suhardiyono. L. (1995). Tanaman Kelapa Budidaya dan Pemanfaatannya. Kanisius. Yogyakarta.
Tyasasih. R. & Pramitasari. T. D. (2019). Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kesehatan Keluarga Melalui Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Kepada Ibu-Ibu dan Remaja Putri Desa Gelung Kecamatan Panarukan-Situbondo. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian. 3(1), 42-54.
Widiyanti. A.R. (2015). Pemanfaatan Kelapa Menjadi VCO (Virgin Coconut Oil) sebagai Antibiotik Kesehatan dalam Upaya Mendukung Visi Indonesia Sehat 2015. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi. 577–584.
Winarno. F.G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).