Pelatihan Pembuatan Wedang Uwuh Untuk Meningkatkan Pemanfaatan Imunomodulator Tumbuhan Obat di Masyarakat

Authors

  • Nia Lisnawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Eriawan Rismana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

DOI:

https://doi.org/10.26418/jplp2km.v8i1.84926

Keywords:

Jahe merah, imunomodulator, wedang uwuh, pengabdian masyarakat, tumbuhan obat

Abstract

Musim pancaroba, yang merupakan periode peralihan antara musim hujan dan kemarau, sering menimbulkan tantangan cuaca ekstrem di Indonesia, dan dapat menyebabkan penurunan imunitas tubuh. Jahe merah, yang dikenal dengan nama ilmiah Zingiber officinale var rubrum memiliki sifat sebagai imunomodulator dan dapat dijadikan minuman tradisional yang kaya akan manfaat kesehatan. Wedang uwuh adalah minuman herbal yang terbuat dari campuran rempah-rempah, termasuk daun, batang, ranting, dan rimpang. Dalam bahasa Jawa, "wedang" berarti minuman yang diseduh, sementara "uwuh" mengacu pada bahan-bahan seperti sampah dedaunan yang dikumpulkan. Wedang uwuh biasanya disajikan dalam keadaan panas atau hangat, memiliki rasa manis dan pedas, serta berwarna merah cerah dengan aroma harum. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam membuat minuman wedang uwuh, serta memahami pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh melalui minuman herbal. Metode yang digunakan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan minuman uwuh bersama warga pengurus PKK RW.004 Kelurahan Klender. Hasil ini menunjukan warga sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, ada sebagian masyarakat yang tertarik memanfaatkan tanaman lokal untuk pembuatan jamu, dan seluruh warga dapat memahami cara membuat minuman atau jamu sehat yang berbahan dasar tanaman lokal. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan obat yang di olah menjadi jamu tradisional berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias dan masyarakat mengetahui cara membuat minuman sehat atau Jamu. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami cara produksi tanaman obat dengan baik dan benar.

References

Adelsa, A., Pawestri, S.A. (2023). Wedang Uwuh: Minuman Tradisional Kesehatan Sejak Zaman Dulu. Available from: Wedang Uwuh: Minuman Tradisional Kesehatan Sejak Zaman Dulu – Kanal Pengetahuan Farmasi (ugm.ac.id). Diakses 30 Juli 2024

Anindita, R., Ramadhena, A.A., Perwitasari, M., Nathalia, D.D., Beandrade, M.U., Putri, I.K. (2023). Bioprospeksi Ekstrak Etanol Batang Serai Dapur Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf. Sebagai Antibakteri Staphylococcus Aureus Atcc: 25923. Bioscientsist Jurnal Ilmiah Biologi. Vol. 11 No. 1, hal 130-144. DOI: https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i1.7072

Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2020. Buku Saku Obat Tradisional Untuk Daya Tahan Tubuh.

Elfahmi., Woerdenbag, H.J., Kayser, O. (2014). Jamu: Indonesian Traditional Herbal Medicine Towards Rational Phytopharmacological Use. Journal of Herbal Medicine, Vol 4 No. 2, 51–73. DOI: https://doi.org/10.1016/j.hermed.2014.01.002

Hardiantoro, A., & Nugroho, R.S. (2024). Kapan Musim Pancaroba terjadi di Indonesia? Simak tanda-tandanya. Available from Kapan Musim Pancaroba Terjadi di Indonesia? Simak Tanda-tandanya (kompas.com). Diakses 30 Juli 2024

Heryani, H. (2016). Keutamaan Gula Aren & Strategi Pengembangan Produk. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press

Karlina, Y., Adirestuti, P., Agustini, D.M., Fadhillah, N.L., Fauziyyah, N., Malita,D. (2016). Pengujian Potensi Antijamur Ekstrak Air Kayu Secang Terhadap Aspergillus niger dan Candida albicans. Chimica et Natura Acta. Vol. 4 No. 2, 84-87. DOI: https://doi.org/10.24198/cna.v4.n2.10676

Kusumo, A.R., Wiyoga, F.Y., Perdana, H.P., Khairunnisa, I., Suhandi, R.I., Prastika, S.S. (2020). Jamu Tradisional Indonesia: Tingkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Selama PandemI. Jurnal Layanan Masyarakat. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service). Vol 4 No 2, 465-471. DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.465-471

Mustapa, M.A. (2020). Penelusuran Senyawa Tumbuhan Cengkeh. Banten: Media Madani. Hal 2.

Ningsih, A.W., Klau, I.C.S., Pangestu, Z.P., Pitaloka, A.Y., Rohmah, N.W., Sesi, F.G., Norsyah, M.B.F.F. (2023). Artikel Review: Studi Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi pada Tumbuhan Kapulaga (Elletaria cardamomum (L.) Maton). Jurnal Sains Farmasi. Vol. 4 No 1, 42-47. DOI: https://doi.org/10.36456/farmasis.v4i1.6408

Pipin, A., Rohmah, U.N., Utami, R.A., Efkelin, R., Ardiansyah. (2022). Penerapan Program Care Each Other (Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Masa Pandemi COVID-19) di Panti Asuhan Aisyiyah DKI Jakarta. Journal of Health Innovation and Community Service. Vol 1 No 1, 7-13. DOI: 10.54832/jhics.v1i1.2

Prabawa, I.D.G.P., Khairiah, N., Ihsan, H. (2019). Kajian Bioaktivitas dan Metabolit Sekunder dari Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) untuk Sediaan Bahan Aktif. Prosiding Seminar Nasional Ke-2 Tahun 2019. Balai Riset dan Standarisasi Industri Samarinda.

Rokom. (2021). Ayo Minum Jamu, Ayo Sehat dengan Jamu. Di ambil dari Ayo Minum Jamu, Ayo Sehat dengan Jamu – Sehat Negeriku (kemkes.go.id): 2021. Diakses 27 Agustus 2024

Siregar, P.N.B., Pedha, K.I.T.P., Resmianto, K.F.W., Chandra, N., Maharani, V.N., Riswanto, F.D.O. (2022). Review: Kandungan Kimia Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dan Pembuktian In Silico sebagai Inhibitor SARS-CoV-2. Jurnal Pharmascience. Vol. 9 No 2, 185-20.

Zahidin, I., Rayhan, M., Malteda, P. (2023). Uji Simplisia Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmanii). PharmaCine: Journal of Pharmacy Medical and Health Science. Vol 4. No 1, hal 42-50. DOI: https://doi.org/10.35706/pc.v4i1.8332

Zhang, S., Kou, X., Zhao, H., Mak, K., Balijepalli, M.K., Pichika, M.R. (2022). Zingiber officinale var. rubrum: Red Ginger’s Medicinal Uses. Molecules. Vol. 27 No 3, 1-31. DOI: https://doi.org/10.3390/molecules27030775

Downloads

Published

2025-05-14

Issue

Section

Articles