Edukasi Hipertensi pada Pasien PROLANIS Puskesmas Wonosari II
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v7i2.85251Keywords:
edukasi, booklet, hipertensi, PROLANISAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia. Pengendalian hipertensi dapat dilakukan dengan berbagai cara. BPJS Kesehatan telah menetapkan PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) sebagai salah satu program yang ditujukan untuk pasien dengan penyakit kronis. Puskesmas Wonosari II merupakan salah satu layanan primer yang mengadakan program PROLANIS secara rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta PROLANIS terkait penyakit hipertensi melalui media booklet. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama dari tim dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma dan Puskesmas Wonosari II. Sebanyak 26 peserta menghadiri kegiatan edukasi yang bersamaan dengan kegiatan rutin yakni senam PROLANIS. Adanya edukasi melalui media booklet ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengontrol tekanan darah pasien.References
Alkaff FF, Illavi F, Salamah S, Setiyawati W, Ramadhani R, Purwantini E, Tahapary D L. 2021. “The Impact of the Indonesian Chronic Disease Management Program (PROLANIS) on Metabolic Control and Renal Function of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Primary Care Setting,†J Prim Care Community Health 12: 1-10, doi: 10.1177/2150132720984409.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2022. “Statistik Penduduk Lanjut Usia di Indonesia 2021â€. Jakarta: BPS.
BPJS Kesehatan. (2014). PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis)
Ersila W, Prafitri L D, Sabita R. 2021. “ Pengaruh media booklet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu dalam mendeteksi perkembangan balita usia 24-36 bulan.†Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 6 (4): 48-55.
Jamini, T., Kristiana, D., STIKES Suaka Insan Banjarmasin, D., Selatan, K., & Puskesmas Angsau, P. (2021). “Pengaruh senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas angsau. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 6(1).
Kemenkes RI. 2021. “Pedoman Pengelolaan Penyakit Kronis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta.†Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. 2022. “Strategi Nasional Penanggulangan Penyakit Tidak Menular 2020-2024. Jakarta.†Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Makawekes, E., Suling, L., Kallo, V., (2020). “Pengaruh aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada usia lanjut 60-74 tahunâ€. Jurnal Keperawatan (JKp), 8, 83–90.
Putra D P, Rahmiwati A, Windusari Y, Novrikasari, Fajar N A. 2023. “Program pemngelolaan penyakit kronis diabetes mellitus (Prolanis DM/PPDM) sebagai pencegahan penyakit degeneratif diabetes mellitus, Dan Dampaknya Bagi Pekerja di Indonesiaâ€. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia (8) 12. doi:10.36418/syntax-literate.v7i9.13935 8 (12): 6293-6303.
Kementerian Kesehatan RI, 2018, Laporan Nasional RISKESDAS 2018, Jakarta
Santi R, Mariyani M. 2023. “Pengaruh Edukasi MP-ASI menggunakan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan MP-ASI pada ibu bayi usia 0-6 bulan.†Jurnal Ners 7 (2): 1303-1307.
Utario Y, Misniarti, Sutriyanti Y. 2023. “Edukasi dengan Media Booklet Meningkatkan Pengetahuan Ibu tentang Stunting dan Responsive Feeding.†Jurnal Ilmu Keperawatan Anak 6 (1): 22-31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).