Aplikasi Smart Sprinkler Untuk Pembibitan Anggrek Kebun Raya Sambas di Kabupaten Sambas
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v8i2.90644Keywords:
irigasi, internet of things, Kebun Raya SambasAbstract
Sumber air yang digunakan untuk areal screen house berjarak kurang lebih 1.400 meter dengan kemiringan lereng sekitar 78%, sehingga tidak mungkin dilakukan pengangkutan air secara manual. Sistem irigasi di KRS belum digunakan untuk areal screen house tanaman anggrek, sehingga pengembangan koleksi dan bibit anggrek masih terbatas jumlahnya. Penerapan PKM ini bertujuan untuk untuk untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem irigasi sprinkler pada pembibitan anggrek Kebun Raya Sambas melalui Internet of Thing (IoT). Metode PKM melalui penyuluhan dan pendampingan standar kualitas air bersih, demonstrasi teknologi irigasi otomatis, peningkatan partisipasi pemuda dalam pemenuhan kebutuhan air tanaman anggrek secara spesifik. Kegiatan PKM ini berlangsung selama 8 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PKM pemuda mampu membuat sistem irigasi, meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit tanaman anggrek sehingga dapat menambah koleksi di sekitar Kebun Raya Sambas dalam rangka mendukung penyelenggaraan aktivitas pengunjung di Kebun Raya Sambas.
References
Angin, D.P., Y.T. Nugraha1, E.Indra,M.Turnip, A. Situmorang2, D. Sitompul, Ruben. 2022. Implementation Of Smart Irrigation System On Carrot Plantation Using Internet Of Things. Jurnal Sistem InformasidanIlmu Komputer Prima (JUSIKOM PRIMA) Vol. 5(2): 28-32.
Balaji, V., 2019. Smart Irrigation System using Iot and Image Processing. International Journal of Engineering and Advanced Technology. (IJEAT). 8(6): 5-10. Dewi, L. 2018. Prototype smart home dengan modul nodemcu esp8266 berbasis internet of things (iot). Jurnal Prototype Smart Home Dengan Modul Nodemcu ESP8266. 7(2): 9-20.
Dhonny, C., Widodo. 2017. Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Anggrekdendrobium Menggunakan Sensor Sht11 Pada Fase Pembungaan. Jurnal Teknik WAKTU. 15(1):
Glória, A., C. DionÃsio, G. Simões, J Cardoso, P. Sebastião. 2019. Water Management for Sustainable Irrigation Systems Using Internet-of-Things. Jurnal Sensors 20(5), 2-14.
Goyal, S.,Unnathi M., Sahana S. 2019. Smart agriculture using IOT. International Journal of Computer Science and Mobile Computing. 5(8): 143-148.
Lubis, Rahmad A.S. 2021. Irigasi Otomatis Dengan Menggunakan Arduino Uno Dan Teknologi IoT (Internet Of Things). Jurnal Syntax 2(2):172-180.
Marinus, F., B. Yulianti, and M. Haryanti. 2020. Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Berdasarkan Waktu Menggunakan Rtc Berbasis Arduino Uno Pada Tanaman Tomat. Jurnal Univ. Suryadarma, pp. –89,
Minerva, Roberto.,dkk. 2015. Towards a definition of the Internet of Things (IoT).
Setiadi, David, dkk. 2018. Penerapan Internet Of Things (IoT) Pada Sistem Monitoring Irigasi (Smart Irigasi). Jurnal Infotronik Vol 3, No 2 (2018).
Prahara, D. (2014). Perencanaan Sistem Plambing Air Bersih Pada bangunan Kondotel Dengan
Menggunakan Sistem Gravitasi dan Pompa. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 1-10.
Shrishti, R. 2017. IOT based Smart Irrigation System. International Journal of Computer Application.159(8): (7-11).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).