Penyuluhan Mengenai Jajanan yang Berpotensi Menyebabkan Gagal Ginjal pada Anak di SDN Cipinang Besar Selatan 13

Authors

  • Herty Nur Tanty STIKES IKIFA
  • Aripin Aripin STIKES IKIFA
  • Salshabila Ayu Ramadhani STIKES IKIFA
  • Siti Zahra Putri Rukmansyah STIKES IKIFA

DOI:

https://doi.org/10.26418/jplp2km.v9i1.97065

Keywords:

gagal ginjal, anak-anak, jajanan tidak sehat, edukasi kesehatan, penyuluhan

Abstract

Gagal ginjal pada anak merupakan kondisi serius yang dapat disebabkan oleh konsumsi jajanan tidak sehat yang mengandung bahan berbahaya. Kurangnya pengetahuan anak-anak mengenai risiko konsumsi jajanan sembarangan mendorong perlunya edukasi sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada siswa kelas 5 di SDN Cipinang Besar Selatan 13, Jakarta Timur, mengenai jenis jajanan yang berpotensi merusak ginjal. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi edukatif dan evaluasi pemahaman siswa melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75,76% siswa mencapai tingkat pengetahuan yang baik setelah penyuluhan. Pernyataan yang paling banyak dijawab benar adalah pentingnya konsumsi air 2 liter per hari (93,94%). Antusiasme siswa yang tinggi dan peningkatan pemahaman menunjukkan bahwa edukasi ini efektif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran kolektif mengenai pentingnya memilih jajanan sehat untuk mencegah penyakit ginjal pada anak.

References

Arccinirmala, D. (2022). Waspada Gagal Ginjal Akut pada Anak. Kalbe Med.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Berliana, A., Abidin, J., Salsabila, N., Maulidia, N. S., Adiyaksa, R., & Siahaan, V. F. (2021). Penggunaan Bahan Tambahan Makanan Berbahaya Boraks dan Formalin Dalam Makanan Jajanan. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 1(2), 64–71. https://doi.org/10.36086/salink.v1i2.952

BPOM RI. (2023). Laporan Tahunan Pengawasan Pangan.

Damat, D., Tain, A., Siskawardani, D. D., & Winarsih, S. (2020). EDUKASI PEDAGANG PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DI KABUPATEN MALANG. Jurnal Masyarakat Mandiri, 4(5), 785–796.

Farquhar, W. B., Edwards, D. G., Jurkovitz, C. T., & Weintraub, W. S. (2015). Dietary Sodium and Health. Journal of the American College of Cardiology, 65(10), 1042–1050. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2014.12.039

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). PEDOMAN GIZI SEIMBANG.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik. (2022a). Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Meningkat, Orang Tua Diminta Waspada.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik. (2022b). Kemenkes Ambil Kebijakan Antisipatif Untuk Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Misbah, S. R., Darmayani, S., & Nasir, N. (2018). ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA BAKSO YANG DIJUAL DI ANDUONOHU KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA. Jurnal Kesehatan Manarang, 3(2), 81. https://doi.org/10.33490/jkm.v3i2.41

Nofriadi, N., Anggraini, M., & Kartika, K. (2020). Edukasi Kesehatan Jajanan Sehat Pada Siswa Di Sdn 15 Nagari Kubang Pipik Kecamatan Baso. Jurnal Abdimas Kesehatan Perintis, 1(2), 55–58.

Suriani, E., Neherta, M., & Sari, I. mulya. (2023). Perawatan Holistik dan Efektif pada Anak dengan Penyakit Kronis (Gagal Ginjal Kronik). CV Adanu Abimata.

Downloads

Published

2026-04-06

Issue

Section

Articles