Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal (Vigna Radiata) Sebagai Peningkatan Kadar Hemoglobhin Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.26418/jplp2km.v9i1.98591Abstract
Studi pendahuluan yang dilakukan dengan mitra kelurahan sungai beliung, anemia masih menjadi prioritas masalah pada ibu hamil di kelurahan sungai beliung (33,3%). Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, kebutuhan tubuh ibu akan zat besi semakin meningkat, jika tidak terpenuhi akan menyebabkan ibu hamil menjadi anemia. Anemia menjadi masalah yang serius karena dapat berpengaruh pada perkembangan janin, kelahiran prematur, hingga kematian pada ibu dan janin. Gizi yang baik merupakan suatu faktor yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kualitas SDM hendaknya dimulai dari sejak dini, yakni pada masa kehamilan. Anemia pada kehamilan secara langsung disebabkan oleh malnutrisi dan kurang zat besi, pada ibu hamil terjadi peningkatan kebutuhan zat besi dalam tubuh untuk pertumbuhan janin. Penanganan pada anemia kehamilan dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan nonfarmakologi. Secara farmakologi anemia dalam kehamilan dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen zat besi sebanyak 90 tablet selama kehamilan sedangkan untuk penanganan nonfarmakologi yaitu dengan rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi, salah satunya adalah kacang hijau (Vigna Radiata). Intervensi yang dilakukan adalah berupa penyuluhan tentang pengelohan pangan lokal vigna radiata untuk meningkatkan kadar hemoglobhin ibu hamil. IPTEK yang digunakan adalah e-book. Pengukuran pengetahuan dan sikap ibu hamil menggunakan kuesioner sebelum (pretest). Kemudian hasil dari pretest dan posttest di analisis dengan menggunakan uji Paired t-test. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam menentukan menu makanan sehari-hari yang tepat bagi dirinya sendiri untuk pemenuhan zat besi selama kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pengolahan pangan lokal radiata untuk meningkatkan kadar hemoglobhin inu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui media e-book dengan nilai P-value = 0,000.References
Arti Hastuti, Ahmad Miftahul Rizki, Delia Dwi Ananda, Dian Rachma Putri, Dita Rachmalia, Muhammad Faris Tsany Adnandhika, Sahnur Mulya, Sosa Sonia Irli, Syalwa Dania Putri. (2024). Stunting Prevention Through MP-ASI Education To The Banjasari Village Community In The Form Of A Gemass QR Code (Stunting Aware Mama Movement. Jurnal Qardhul Hasan. Vol.10, Nomor 1.
Data Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, 2023
Data Puskesmas Perumnas II. (2023). Lokakarya Mini Lintas Sektor Bidang Kesehatan. Sungai Beliung
Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Kemenkes RI
Novida Nengsih. (2024). Efektifitas Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pencegahan Keputihan Dengan Media Leaflet dan E-book. Jurnal Delima Harapan. Vol.11, Nomor 2.
Riskesdas,2018. (2019) Laporan Provinsi Kalimantan Barat.
https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3786
WHO, 202. Data penyebab AKI.
Willyanto, agustiah wulandari, Chairunnisa (2020). Analisis Perkembangan Permukiman Di Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. Jurnal pengabdi Untan
Zeny Dwi Martha, Eka Pramono Ad , Yerry Soepriyanto. (2018). Ebook berbasis mobile learning. Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Univesitas Negeri Malang
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).