LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN VITAMIN C SELAMA PANDEMI COVID-19
Abstract
Vitamin C merupakan salah satu suplemen yang banyak digunakan oleh masyarakat selama pandemi COVID-19 untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, tidak semua penggunaan vitamin C dilakukan secara tepat. Tingkat pengetahuan masyarakat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku penggunaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku penggunaan vitamin C selama pandemi COVID-19 melalui pendekatan tinjauan pustaka (literature review). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal-jurnal yang diterbitkan pada tahun 2020"“2023. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Diperoleh sebanyak tujuh artikel yang sebagian besar menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Hasil review diperoleh pengetahuan yang tinggi berkorelasi dengan perilaku konsumsi yang lebih bijak dan rasional. Namun, terdapat satu studi yang tidak menemukan hubungan signifikan, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang turut memengaruhi perilaku. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Kata kunci : Vitamin C, COVID-19, Pengetahuan, PerilakuReferences
Sukmawati IK, Lisni I, Pryadi A, dkk. Optimalisasi Peran Tenaga Teknik Kefarmasian (TTK) pada Pelaksanaan Swamedikasi Vitamin Sebagai Penguat Sistem Imun Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Asta. 2021; 1(1): 82-93.
Mukti AW. Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Warga Kebonsari Surabaya di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Sains Farmasi. 2020; 1(1): 20-25.
Sholiha S, Fadholah A, Artanti LO. Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Apotek Kecamatan Colomadu. Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy. 2019; 3(2): 1-11
Retnaningsih R. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Alat Pelindung Telinga Dengan Penggunaannya Pada Pekerja di Pt. X. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health. 2016; 1(1): 67-82.
Juwariyah T, Priyanto A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Kekambuhan Luka Diabetik. Jurnal Ners dan Kebidanan. 2018; 5(3): 233-240.
Lestari, Ayu SM, Rumi, Amelia, Diana, Khusnul. Tingkat Pengetahuan Antara Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan terhadap Penggunaan Vitamin C di Universitas Tadulako Sulawesi Tengah. Jurnal Health Sains, 2021; 2(5): 672-681.
Astuti F, Iswati KD. Hubungan Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Welahan Wetan Tentang Penggunaan Vitamin C Sebagai Pencegahan COVID-19. Damianus Journal of Medicine. 2023; 22(2): 88-97.
Ayuna AQ, Annisaa E, Dianingati RS. Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Suplemen Vitamin C Pada Masyarakat Saat Pandemi COVID-19 di Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Journal of Research in Pharmacy. 2022; 2(2): 93-98.
Aryani IP, Kresnamurti A, Nita Y. Hubungan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Multivitamin Pada Pandemi COVID-19 di Kecamatan Driyorejo. Jurnal Farmasi Komunitas. 2022; 9(1): 101-109.
Jannah IN, Dini IRE, Annisaa E. Correlation Between Knowledge and Behavior of Using Vitamin C Supplements Among Health and Non-Health Students In Central Java During The COVID-19 Pandemic. Jurnal Kedokteran Diponegoro. 2023; 12(2): 66-72.
Nurhaini R, Wahyuningsih A, Rahmawati A. Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Peningkat Imunitas Pada Masa Pandemi COVID-19. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi. 2023; 14(1): 45-49.
Pungasti NKF. Hubungan Pengetahuan Swamedikasi Dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Vitamin C Masyarakat Kota Denpasar. Bali International Scientific Forum. 2021; 2(2): 58-70.
Ivana J, Ernawati DK, Satriyasa BK, Widhiartini IAA. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Penggunaan Obat Tradisional dan Suplemen Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Selama Masa Pandemi COVID-19 Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Medika Udayana. 2022; 11(7): 123–129.